TANJUNG SELOR – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI melaksanakan rapat koordinasi (rakor) terkait pengamanan menghadapi Natal 2025 dan tahun baru 2026 (Nataru) secara virtual pada Kamis (11/12/2025).
Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian. Dalam arahannya, Mendagri Tito menegaskan soal pentingnya kewaspadaan bersama dalam menghadapi kerawanan menjelang perayaan Nataru.
Salah satu yang menjadi sorotan Mendagri Tito yang kemudian ditekankan dalam rakor tersebut adalah soal ketegasan dari pemerintah terhadap pengelola bangunan yang tidak memenuhi standar ketentuan keselamatan dari bangunan yang digunakan.
“Saya minta kepada seluruh kepala daerah untuk memastikan bangunan publik dan tempat usaha harus memiliki sertifikat laik fungsi. Regulasi sudah sangat jelas, tinggal kita pastikan agar itu diterapkan secara konsisten,” kata Mendagri Tito.
Mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) ini mencontohkan kasus kebakaran Gedung PT Terra Drone di Ruko di Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat pada 9 Desember 2025 lalu.
Kebakaran itu bermula ketika baterai drone yang sedang diisi daya di lantai dua tiba-tiba terbakar dan meledak.
Menurutnya, evakuasi sulit dilakukan karena ruangan minim ventilasi dan tidak dilengkapi dengan standar jalur penyelamatan.
Sebanyak 28 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, namun hanya sebagian pekerja berhasil diselamatkan, sementara sebagian lagi tidak dapat terselamatkan.
“Peristiwa kebakaran di PT Terra Drone harus menjadi perhatian serius kita bersama. Standar keselamatan bangunan tidak boleh diabaikan, apalagi menjelang Nataru ketika mobilitas masyarakat meningkat,” tegasnya. (iwk)
Editor : Azwar Halim