TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus melakukan berbagai upaya untuk mempromosikan potensi dan peluang investasi yang ada di Kaltara.
Hal itu disampaikan Penatakelola Penanaman Modal Ahli Muda Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara, Rahman Putrayani kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.
"Kan Kaltara ini arahnya difokuskan pada hilirisasi. Jadi kita ingin melakukan pengembangan produk-produk UMKM, termasuk dari komoditi sektor perikanan, pertanian, termasuk juga pengembangan sektor pariwisata," ujar Rahman.
Disampaikannya, khusus untuk sektor pariwisata di provinsi ke-34 Indonesia ini sudah memang menjadi salah satu potensi yang disampaikan oleh Gubernur Kaltara untuk dikembangkan.
Adapun salah satu yang disinggung Gubernur Kaltara beberapa waktu lalu itu adalah menyusun roadmap pengembangan pariwisata untuk kawasan 3T, yakni Tarakan (Indonesia) - Tawau (Malaysia) - Tawi-tawi (Filipina)
"Jadi bagaimana nanti interkoneksi ini bisa kita manfaatkan di Kaltara. Misalnya jika ada yang datang meeting ke Tarakan, itu mereka bisa nyeberang ke Tawau," tuturnya.
Sebagai bentuk persiapan di daerah, Rahman menyebutkan bahwa Pemprov Kaltara mengupayakan agar konektivitas antara Tarakan - Tawau bisa lebih lancar, murah dan menarik.
"Ini supaya banyak orang yang mau datang ke Kaltara. Untuk peluangnya sangat besar sekali, karena kita melihat seperti sejarah Sijori (Singapura - Johor di Malaysian - Kepulauan Riau di Indonesia)," sebutnya.
Untuk Sijori ini, orang yang datang berwisata ke Batam, Kepulauan Riau bisa nyeberang ke Singapura hingga ke Johor.
"Nah, akses-akses seperti itu yang ingin kita coba di Kaltara. Untuk itu kita akan jalin komunikasi dengan Tawau, Malaysia untuk kemudahan akses transportasi laut Tarakan - Tawau," pungkasnya. (iwk/har)
Editor : Azwar Halim