TANJUNG SELOR - DPP Partai Golkar menargetkan penambahan kursi secara pada Pemilu 2029. Hal itu disampaikan langsung Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) III Golkar Kaltara, Minggu (30/11).
Bahlil menegaskan Musda bukan hanya ajang memilih ketua, tetapi forum strategis untuk memastikan arah partai lima tahun ke depan.
“Musda jangan hanya diartikan memilih ketua DPD. Tiga keputusan penting Musda itu evaluasi program kerja lima tahun kemarin, merumuskan program kerja lima tahun ke depan serta rekomendasi kepada pemerintah daerah,” kata Bahlil kepada Radar Kaltara, Minggu (30/11).
Ia menyebut, secara umum kinerja pengurus Golkar Kaltara periode sebelumnya sudah baik. Namun, Bahlil mengingatkan adanya catatan kritis yang harus segera dibenahi.
“Kita belum punya perwakilan di DPR RI. Saya minta dengan segala hormat, habis ini konsultasikan di semua kabupaten-kota. Segera lakukan rehabilitasi,” tegasnya.
Menurut dia, pembenahan struktural wajib dilakukan hingga level paling bawah. “Ketua-ketua DPD II yang masih mau kerja bagus, dipertahankan. Yang sudah tidak mau kerja, tolong dicari solusinya yang terbaik. Begitu juga pengurus kecamatan dan desa,” jelasnya.
Golkar, kata Bahlil, menargetkan penambahan kursi pada seluruh jenjang legislatif. Target DPP Golkar adalah menambah kursi.
"Sekarang ini kursi kita di DPR RI 102, sementara PDIP 110. Di pusat mereka lebih banyak, tetapi untuk kursi provinsi dan kabupaten/kota, Alhamdulillah Golkar terbaik dan terbanyak,” bebernya.
Karena itu, Bahlil meminta seluruh kader memperkuat konsolidasi, baik struktural maupun fungsional. “Konsolidasi ke depan bukan hanya struktural, tetapi juga fungsional. Betul-betul harus dilakukan, baik vertikal maupun horizontal,” tuturnya.
Ia juga menyoroti pentingnya menyiapkan regenerasi kader muda mengingat dominasi pemilih usia produktif di pemilu mendatang. “Harus diingat, Pemilu 2029 nanti jumlah pemilih usia 17 sampai 50 tahun itu 72 persen. Rekrut generasi-generasi kita dari sekarang,” ungkapnya.
Musda III Golkar Kaltara disebutnya merupakan momentum memperkuat mesin partai menjelang 2029. “Forum ini terhormat, jadi gunakan untuk menyiapkan langkah-langkah strategis kita. Ukuran keberhasilan ketua atau pengurus partai itu sederhana. Harus menambah kursi,” pungkasnya. (jai)
Editor : Azwar Halim