Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Bupati Bulungan Beri Perhatian Ancaman Kekerasan Fisik Terhadap Perempuan

Taslee • Kamis, 27 November 2025 | 15:06 WIB
TALKSHOW : Bupati Bulungan Syarwani menyampaikan arahan dalam kegiatan talkshow tentang keperempuanan Taslee/Radar Tarakan
TALKSHOW : Bupati Bulungan Syarwani menyampaikan arahan dalam kegiatan talkshow tentang keperempuanan Taslee/Radar Tarakan

TANJUNG SELOR - Di era kemajuan teknologi sekarang ini, ancaman kekerasan terhadap perempuan tidak hanya terjadi di dunia nyata secara fisik tapi juga sudah merambah ke dunia maya.

Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si menyampaikan hal itu saat membuka Talkshow Keperempuanan yang diselenggarakan Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Utara, di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di Tanjung Selor.

Bupati menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dilaksanakannya talkshow yang mengusung tema Perempuan Aman, Lingkungan Sehat dalam momentum Hari Lahir PMII ke-58 tahun 2025. Disebutkan, perempuan juga akan menjadi seorang ibu yang harus dihormati, dibanggakan serta dilindungi.

“Keamanan untuk perempuan dan lingkungan yang sehat ini sangat penting,” ujar Bupati. Diungkapkan, masalah penyalahgunaan dan peredaran narkoba sekarang ini tidak hanya terjadi pada kaum pria tapi sudah menyentuh pula pada perempuan.

Kemudian konten-konten yang ada di dunia maya yang mudah diakses melalui gawai juga tidak semua memberikan manfaat positif.

Disebutkan, beberapa kasus perudungan secara fisik terhadap remaja perempuan bisa berawal atau terinspirasi dari perudungan di media online.

“Talkshow ini saya harap dapat membicarakan realitas ini, bagaimana kita melakukan langkah-langkah antisipasi terkait ancaman dari kemajuan teknologi sekarang,” pesannya.

Bupati mengajak semua pihak membangun kesadaran memilah serta memilih konten di dunia maya sebagai bagian dari menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan.

"Kita harus benar-benar bijak memanfaatkan teknologi. Harus tetap proteck terhadap informasi-informasi negatif yang bisa berdampak buruk bagi diri sendiri. Teknologi harus digunakan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat," pesan Syarwani.

Selain itu, bupati turut mendorong peranan perempuan lebih banyak diarahkan untuk kegiatan-kegiatan kemasyarakatan. Aktif di berbagai organisasi, maupun kegiatan yang bertemakan pengembangan literasi dan pengembangan diri. (dra/har)

Editor : Azwar Halim
#ancaman #kaltara #bupati #tanjung selor