Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Antisipasi Kebocoran Parkir Kayan II, Pemkab Bulungan Terapkan Sistem Digitalisasi

Fijai RT • Kamis, 27 November 2025 | 14:48 WIB
TRANSPORTASI SUNGAI : Tampak aktivitas penumpang speedboat di dermaga Pelabuhan Kayan II, Tanjung Selor
TRANSPORTASI SUNGAI : Tampak aktivitas penumpang speedboat di dermaga Pelabuhan Kayan II, Tanjung Selor

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan bakal menerapkan sistem pembayaran non tunai pada pembelian tiket speedboat dan retribusi parkir di Pelabuhan Kayan II, Tanjung Selor. Langkah ini sebagai upaya menekan potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati Bulungan, Syarwani menegaskan, potensi kebocoran PAD masih sangat besar, khususnya pada retribusi parkir. Karena itu, ia mengatakan menginstruksikan kepada Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Bulungan untuk melakukan pembenahan.

“Saya sudah sampaikan kepada Ketua TP2DD Bulungan agar penataan parkir di Pelabuhan Kayan II segera dilakukan dengan penerapan parkir berbasis digital,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Kamis (27/11).

Tak hanya parkir, penjualan tiket speedboat juga akan mengikuti pola pembayaran serupa. “Untuk penjualan tiket. Selain pembayaran tunai yang tetap dibuka, ke depan kita berharap masyarakat bisa menggunakan transaksi non tunai,” ungkapnya.

Meski begitu, Syarwani mengakui bahwa proses transisi menuju sistem digital tidak bisa dilakukan seketika. “Memang ini butuh waktu, karena tidak semua warga menggunakan handphone Android dan tidak semua memahami transaksi non tunai,” ujarnya.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa Pemda Bulungan akan menggandeng penyedia layanan digital untuk memastikan proses penerapannya berjalan bertahap dan terintegrasi.
“Semua bisa dikonsolidasikan dengan penyedia layanan. Yang penting kita mulai, agar pengelolaan pendapatan lebih transparan dan tidak ada lagi kebocoran,” tegasnya.

Dengan digitalisasi ini, Pemkab berharap pengawasan pendapatan di sektor transportasi dan perparkiran dapat dilakukan secara real time sekaligus meningkatkan akuntabilitas pengelolaan layanan publik.
“Melalui digitalisasi ini, Pemkab Bulungan berharap pengawasan pendapatan pada sektor transportasi dan perparkiran dapat dilakukan secara real time, sekaligus meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan layanan publik," pungkasnya. (jai/har)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #digitalisasi #pemkab #tanjung selor