Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

APBD 2026 Turun, Bupati Syarwani Perketat Rapat, Perjalanan Dinas dan Pengadaan Barang

Fijai RT • Senin, 24 November 2025 | 13:46 WIB
Bupati Bulungan, Syarwani
Bupati Bulungan, Syarwani

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan mulai memperketat efisiensi pengelolaan anggaran daerah menyusul proyeksi penurunan APBD 2026.

Dalam rancangan awal, anggaran tahun depan diperkirakan hanya mencapai sekitar Rp 2,01 triliun, lebih rendah dibanding APBD 2025 sebesar Rp 2,4 triliun.

Bupati Bulungan, Syarwani meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih selektif dalam menggunakan anggaran, terutama pada belanja rutin.

“Saya minta OPD lebih selektif, terutama pada kegiatan rutin yang sebenarnya masih bisa ditekan tanpa mengurangi kualitas pelayanan,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Senin (24/11).

Salah satu fokus pengetatan adalah penyelenggaraan rapat. Menurutnya, banyak pertemuan internal yang tidak memerlukan anggaran konsumsi.

“Misalnya dalam rapat, kalau pertemuannya hanya melibatkan sedikit peserta, itu tidak perlu dialokasikan anggaran konsumsi. Cukup menyiapkan air minum saja. Itu langkah efisiensi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Pemda Bulungan harus lebih sensitif dalam menentukan prioritas anggaran agar setiap rupiah benar-benar berdampak pada masyarakat.

“Tentu kita melihat skala prioritas. Efisiensi tetap dilaksanakan, terutama belanja-belanja rutin,” imbuhnya.

Selain rapat, perjalanan dinas juga masuk dalam sorotan Pemkab Bulungan. Syarwani menegaskan bahwa agenda keluar daerah tidak boleh dilakukan sembarangan.

“Perjalanan dinas harus diperhatikan skala prioritasnya. Itu pasti akan kita lakukan,” katanya.

Pengadaan barang, termasuk kendaraan dinas, turut diperketat. Syarwani memastikan pembelian unit baru hanya dilakukan bila mendesak.

“Misalnya kendaraan yang masih bisa ditangguhkan, tentu tidak kita alokasikan dulu. Kita geser anggarannya ke belanja publik, belanja modal yang manfaatnya langsung untuk masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kebijakan efisiensi ini penting untuk menjaga kesehatan fiskal daerah serta memastikan program prioritas tetap berjalan.

“Strategi efisiensi ini penting untuk menjaga fiskal tetap sehat dan memastikan anggaran diarahkan pada program yang bermanfaat langsung bagi masyarakat,” ucapnya.

Pemda Bulungan berharap penerapan efisiensi dapat membuat pembangunan lebih efektif dan memberikan dampak yang lebih luas.

“Makanya saya tegaskan, efisiensi tetap kita terapkan, namun tetap ada skala prioritas yang kita utamakan,” pungkasnya. (jai/har)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #perjalanan dinas #Bupati Syarwani #apbd #bulungan #turun #pengadaan barang