Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Dari Brunei hingga Malaysia Datang ke Peso, Sungai Kayan Dilirik Dunia

Fijai RT • Minggu, 23 November 2025 | 18:20 WIB
DILIRIK DUNIA : Potensi SDA di perairan Kecamatan Peso dilirik wisatawan mancanegara
DILIRIK DUNIA : Potensi SDA di perairan Kecamatan Peso dilirik wisatawan mancanegara

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan mengungkap potensi wisata alam besar yang selama ini belum banyak diketahui publik. Hal itu disampaikan Bupati Bulungan, Syarwani.

Kepada Radar Kaltara, Syarwani menyebut sejak akhir 2022 hingga awal 2023, terdapat sejumlah kunjungan wisatawan asing yang masuk ke Kecamatan Peso untuk satu tujuan. Memancing ikan langka di hulu Sungai Kayan.

“Di sekitar akhir 2022 menjelang awal 2023, ada beberapa kunjungan yang dilakukan orang-orang dari luar negeri, terutama dari Brunei dan Malaysia.
Mereka datang hanya sekadar ingin memancing pelian, ikan bader atau yang disebut ikan mit oleh masyarakat Dayak," kata Syarwani.

Menurutnya, para wisatawan itu bahkan rela membayar mahal. Durasi kunjungan sekitar tiga hari. Satu paket bisa sampai Rp 25 juta. Syarwani menilai fenomena ini menunjukkan besarnya minat wisatawan mancanegara terhadap daya tarik Sungai Kayan yang masih alami.

“Artinya, orang luar pun menaruh harapan besar ingin tahu kondisi Sungai Kayan dan kecamatan yang berada di hulu sungai,” ungkapnya.

Karena itu, ia mendorong potensi tersebut dikemas secara profesional untuk menjadi peluang wisata unggulan Bulungan.

“Hal seperti ini bisa kita kemas melalui kegiatan kepemudaan yang produktif. Ini bisa menjadi inspirasi bagaimana kita menarik kunjungan wisata alam di Sungai Kayan,” katanya.

Ia mengakui, Pemda Bulungan baru mengetahui intensitas kunjungan tersebut pada 2022–2023, meskipun kemungkinan sudah terjadi jauh sebelumnya. “Sayang kalau ini tidak kita manfaatkan. Kita bisa kemas dalam paket wisata yang berdampak ekonomi bagi masyarakat di hulu Sungai Kayan,” ucapnya.

Syarwani menekankan pentingnya peran pemuda dalam pengembangan wisata dan pembangunan lima koridor pengembangan Bulungan. “Ini bukan lagi wacana. Ini sudah dilakukan oleh orang-orang dari luar. Anak muda kita harus terlibat dalam setiap program pembangunan,” tegasnya.

Ia memerinci, penguatan pemuda harus mengikuti karakteristik tiap koridor. Tanjung Selor didominasi sektor jasa, ini peluang besar. Di koridor timur seperti Tanah Kuning, fokusnya kemaritiman. Sedangkan Sajau Hilir kuat pada sektor pertanian.
"Dengan keterlibatan pemuda di tiap koridor, saya meyakini potensi wisata Sungai Kayan dapat naik kelas dan menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat. Ini saatnya kita bergerak cepat sebelum potensi besar ini kembali didahului pihak luar,” pungkasnya.(jai/har)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #sungai kayan #bulungan