TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan, Syarwani, secara resmi meluncurkan GERBANG BISA (Gerakan Membangun Bulungan Berbahasa Isyarat) di Tugu Cinta Damai Tanjung Selor pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61, Minggu (16/11/2025).
Program ini menjadi inovasi pemerintah daerah untuk memastikan pendidikan inklusif hadir bagi seluruh anak, termasuk yang memiliki kebutuhan khusus.
Dalam sambutannya, Syarwani menegaskan bahwa tidak boleh ada diskriminasi dalam layanan pendidikan di Kabupaten Bulungan.
Baca Juga: Disdikbud Bulungan Akan Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat di Tanjung Palas Utara
Menurutnya, semua anak memiliki hak yang sama untuk belajar di seluruh satuan pendidikan.
Ia juga meminta Dinas Pendidikan memastikan para guru memiliki kemampuan memberikan layanan pendidikan yang layak bagi siswa berkebutuhan khusus, salah satunya melalui pengenalan bahasa isyarat yang mulai diperkenalkan dalam kegiatan ini.
Bupati juga menyampaikan pesan khusus kepada para pelajar agar memanfaatkan masa belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga adab terhadap guru dan orang tua, serta memperkuat karakter sejak dini.
Baca Juga: TNI AD Tinjau Pertanian Terpusat dan TMAB di Bulungan
“Sekalipun IQ kita setara Einstein, kalau tidak punya adab, itu tidak ada gunanya,” ujarnya.
Selain itu, ia mengingatkan pelajar untuk menjauhi narkoba. Ia menegaskan bahwa tidak ada masa depan yang bisa diharapkan jika sudah terjerat narkotika.
Ia juga meminta para pelajar membangun semangat kebersamaan, terutama dengan teman-teman yang memiliki kebutuhan khusus, tanpa melakukan perundungan, olok-olok, atau menyebarkan meme di media sosial.
Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Satpol PP dan PMK Bulungan Tingkatkan Kapasitas Satlinmas
Syarwani menegaskan bahwa guru atau kepala sekolah yang terbukti melakukan kekerasan atau perundungan terhadap siswa berkebutuhan khusus akan diberikan sanksi tegas.
"Saya8nta kepala sekolah memberikan sankso tegas, jika ada pembullyan atau diskriminasi di sekolah," tegasnya.
Ia menekankan pentingnya kesiapan mental para guru dalam menerima keberadaan siswa berkebutuhan khusus di sekolah.
Di akhir sambutan, Syarwani menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun pelayanan kesehatan di Kabupaten Bulungan.
Baca Juga: Cegah Penularan Penyakit Hewan-Manusia, Disperta Bulungan Aktifkan Puskeswan
Ia menyebutkan para dokter, perawat, dan petugas medis telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat Bulungan.
Sebagai ini informasi GERBANG BISA ini merupakan kolaborasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulungan bersama ayasan Hasan Faqih Centre Kaltara. Hadir dalam kegiatan Ketua Yayasan HFC Hasanuddin dan Founder HFC Mimi Sumiati.
(ana)