Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Pemkab Bulungan Genjot PAD Tanpa Membebani Warga

Fijai RT • Jumat, 14 November 2025 | 12:18 WIB
DIGITALISASI : Bupati Bulungan saat melihat pelayanan pajak di Tebu Kayan
DIGITALISASI : Bupati Bulungan saat melihat pelayanan pajak di Tebu Kayan

TANJUNG SELOR — Pemkab Bulungan mengakselerasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah ini dipastikan tanpa menambah beban masyarakat

Bupati Bulungan, Syarwani menegaskan, seluruh strategi dilakukan secara terukur tanpa menambah beban masyarakat serta tetap menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Pemerintah daerah senantiasa berupaya meningkatkan PAD, di antaranya melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pungutan terhadap sumber pendapatan yang ada,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Jumat (14/11).

Ia menekankan bahwa peningkatan PAD harus berjalan seiring dengan terjaganya daya beli masyarakat.

“Stabilitas ekonomi harus dijaga agar memberi ruang bagi meningkatnya daya beli masyarakat. Dengan demikian, penerimaan pajak, retribusi dan sumber pendapatan daerah lainnya dapat ikut naik,” jelasnya.

Pemda Bulungan juga menjalin sinergi dengan Pemprov Kaltara untuk memperkuat payung kebijakan fiskal daerah.

“Kami telah bersinergi dengan Pemerintah Provinsi terkait kebijakan opsen PKB dan opsen BBNKB,” katanya.

Dalam upaya optimalisasi pendapatan, Pemda Bulungan terus mendorong inovasi melalui digitalisasi pemungutan pajak dan retribusi daerah.

“Badan Pendapatan Daerah telah melakukan inovasi dan digitalisasi untuk mengoptimalkan PAD tanpa menambah beban masyarakat,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Syarwani menegaskan bahwa BUMD juga digenjot agar kontribusinya terhadap PAD semakin nyata.

“Kinerja BUMD harus ditingkatkan agar kontribusinya terhadap pendapatan daerah semakin optimal,” tegasnya.

Ia memastikan seluruh kebijakan pendapatan tidak hanya mengejar angka fiskal semata, tetapi tetap mempertimbangkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

“Kebijakan pendapatan tidak boleh semata berorientasi pada target fiskal. Stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM, harus tetap terjaga,” pungkasnya. (jai/har)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #pemkab #pad #bulungan