Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Apel Kesiapsiagaan Bencana, Irjen Djati Wiyoto Abadhy : Semua Personel Siap Respon Cepat

Fijai RT • Rabu, 5 November 2025 | 13:02 WIB
SIAGA : Kapolda Kaltara mengecek kesiapan sarpras dalam apel gelar pasukan, Rabu 5/11
SIAGA : Kapolda Kaltara mengecek kesiapan sarpras dalam apel gelar pasukan, Rabu 5/11

TANJUNG SELOR - Polda Kaltara menggelar apel gelar pasukan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, Rabu (5/11). Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga jajaran Polres di wilayah Kalimantan Utara.

Kapolda Kaltara, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menegaskan, apel gelar pasukan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata kesiapsiagaan seluruh unsur Polri, TNI dan para pemangku kepentingan dalam menghadapi kemungkinan bencana.

“Kegiatan ini merupakan wujud kesiapsiagaan jajaran Polri, TNI, termasuk stakeholder terkait seperti BPBD, PMI dan BMKG. Semua kita libatkan agar siap siaga jika sewaktu-waktu terjadi bencana di wilayah Kalimantan Utara,” kata Djati kepada Radar Kaltara usai memimpin apel, Rabu (5/11).

Ia menjelaskan, Kaltara termasuk daerah yang berpotensi tinggi mengalami bencana hidrometeorologi. Beberapa wilayah bahkan telah mengalami hujan lebat, angin puting beliung dan gelombang tinggi.

“Kita tahu, curah hujan di Kaltara cukup tinggi. Selain itu, potensi angin kencang dan gelombang tinggi juga perlu diwaspadai. Karena itu, penting bagi kita semua untuk siap merespons cepat dan tepat ketika bencana benar-benar terjadi,” tegasnya.

Dalam apel tersebut, sejumlah perlengkapan dan sarana prasarana (sarpras) penanganan bencana juga ditampilkan. Di antaranya, speedboat dari Ditpolairud Polda Kaltara serta tim medis Biddokkes Polda Kaltara yang disiapkan untuk memberikan layanan cepat di lokasi terdampak.

“Kami juga menyiapkan dukungan trauma healing. Karena bencana tidak hanya berdampak pada kerugian material, tetapi juga secara psikologis, terutama bagi anak-anak korban bencana,” ungkanya.

Ia menambahkan, kesiapsiagaan yang dibangun tidak hanya dilakukan saat bencana terjadi, tetapi juga mencakup tiga tahap penting. Sebelum, saat dan sesudah bencana.

“Sebelum bencana, kita lakukan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat tentang apa yang harus dilakukan jika terjadi hujan ekstrem atau badai. Saat bencana, kita bergerak cepat melakukan mitigasi dan penyelamatan. Setelahnya, kita bantu masyarakat pulih melalui trauma healing dan pemulihan sosial,” jelasnya.

Menurutnya, sinergi antar instansi menjadi kunci keberhasilan dalam penanganan bencana di daerah. Semua elemen dari TNI, Polri, BPBD, PMI hingga BMKG harus bersatu dalam satu komando untuk merespons dengan cepat dan efektif.

“Kita tidak menginginkan bencana ini terjadi, tetapi jika terjadi, semua personel sudah siap untuk diturunkan dan memberikan pertolongan secepat mungkin kepada masyarakat,” pungkasnya. (jai/har)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #polda #bulungan