TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A Paliwang terus melakukan upaya untuk mendongkrak dan memperkuat perekonomian daerah.
Salah satunya dari sisi transportasi udara. Di provinsi ke-34 Indonesia ini, layanan transportasi udara terbilang masih sangat minim. Pesawat yang paling banyak masuk itu hanya di Kota Tarakan.
Jika dilihat dari sisi kebutuhan, jumlah pesawat yang masuk untuk membuka layanan penerbangan via Bandara Juwata Tarakan itu tentunya masih belum maksimal.
Hal inilah yang kemudian membuat Gubernur Zainal terus menyampaikan itu di berbagai kesempatan.
Salah satunya saat kunjungan Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI ke Tarakan beberapa waktu lalu. Pada kesempatan itu, Gubernur Zainal menyampaikan persoalan kurangnya layanan transportasi udara ini.
“Waktu Komisi V hadir ke sini lalu, kita sudah komunikasikan agar Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bisa membantu Kaltara,” ujar Gubernur Zainal kepada Radar Tarakan saat ditemui di Tanjung Selor beberapa waktu lalu.
Orang nomor satu di Kaltara ini menyampaikan kepada Komisi V DPR RI agar bisa menyambungkan persoalan ini ke Kemenhub untuk disikapi.
“Terutama penambahan maskapai yang masuk ke Kaltara. Ini penting karena saya saja kemarin mau berangkat, itu hampir tidak dapat seat (kursi). Makanya hal ini terus kita perjuangkan,” tuturnya.
Tak hanya itu, Gubernur Zainal juga mengatakan bahwa pihaknya akan mengundang beberapa maskapai untuk bisa masuk ke Bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor.
“Kita upayakan (Wings Air ATR 72) bisa masuk kembali. Termasuk nanti beberapa maskapai juga akan kita undang supaya bis masuk ke Tanjung Selor,” pungkasnya. (iwk/har)
Editor : Azwar Halim