Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Seleksi KPID Kaltara Masuk Tahap Wawancara, 29 Peserta Rebut 14 Besar ke DPRD

Iwan RT • Selasa, 4 November 2025 | 16:16 WIB

 

WAWANCARA: Proses uji kompetensi calon komisioner KPID Kaltara oleh Timsel FOTO: DKISP KALTARA
WAWANCARA: Proses uji kompetensi calon komisioner KPID Kaltara oleh Timsel FOTO: DKISP KALTARA

TANJUNG SELOR – Proses seleksi calon komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Utara (Kaltara) kini memasuki tahap wawancara.

Sebanyak 29 peserta yang lolos seleksi administrasi, tes tertulis dan tes psikologi menjalani uji kompetensi lanjutan oleh Tim Seleksi (Timsel).

Ketua Tim Seleksi KPID Kaltara, Jufri menjelaskan, tahap wawancara menjadi bagian penting untuk mengukur integritas, pemahaman penyiaran, serta visi dan komitmen calon dalam memperkuat peran KPID di Kaltara.

"Kami ingin memastikan calon yang terpilih nantinya bukan hanya memahami regulasi penyiaran, tapi juga memiliki sensitivitas terhadap konteks lokal dan tantangan siaran lintas batas," ujar Jufri, Selasa (4/11/2025).

Dari 29 peserta tersebut, akan dipilih 14 nama terbaik berdasarkan peringkat hasil uji kompetensi dan wawancara.

Sebanyak 14 nama ini yang selanjutnya akan diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sebelum ditetapkan menjadi komisioner KPID terpilih sebanyak tujuh orang.

Sementara itu, Muhammad Hasrul Hasan, Komisioner KPI Pusat yang ditugaskan sebagai salah satu anggota Timsel KPID Kaltara menegaskan soal pentingnya memastikan kesiapan kelembagaan pasca-terpilihnya komisioner baru.

"Selain memastikan proses seleksi berjalan objektif dan profesional, kami juga diminta memastikan bahwa infrastruktur dukungan KPID Kaltara sudah siap, termasuk kantor, anggaran dan fasilitas pendukung kerja," kata Hasrul.

Ini dinilai penting karena KPID tidak akan bisa berjalan efektif tanpa dukungan kelembagaan yang memadai.

Harapannya, kehadiran KPID Kaltara nantinya dapat menjadi penguat ekosistem penyiaran di wilayah perbatasan dan memastikan masyarakat mendapatkan siaran yang mencerdaskan. (iwk/har)

Editor : Azwar Halim
#kpid #kaltara #bulungan #dprd