TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian (Disperta) Bulungan mengeluarkan imbauan resmi kepada para petani untuk mewaspadai modus penipuan yang dilakukan oknum yang mengatasnamakan program bantuan pemerintah.
Kepala Disperta Bulungan Kristiyanto menegaskan, seluruh bantuan untuk petani hanya disalurkan melalui mekanisme resmi dinas dan tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun.
“Saya sudah sampaikan ke seluruh rekan-rekan dan kelompok tani, semua informasi bantuan hanya berasal dari Dinas Pertanian. Kalau ada sumber lain, wajib dikonfirmasi ke dinas terlebih dahulu,” kata Kristiyanto kepada Radar kaltara, Minggu (2/11).
Ia menjelaskan, modus penipuan yang sering digunakan adalah meminta uang muka atau biaya administrasi dengan dalih untuk mencairkan dana hibah serta menawarkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dengan kewajiban membayar ongkos kirim atau pajak.
Bahkan, ada pula oknum yang mengaku petugas dinas untuk mengambil hasil panen petani.
“Kami minta masyarakat jangan mudah percaya jika ada yang mengaku dari Dinas Pertanian atau membawa nama bantuan pemerintah. Semua bantuan resmi disalurkan tanpa biaya dan melalui prosedur kelompok tani,”ungkapnya.
Kristiyanto menambahkan, apabila ditemukan indikasi penipuan, masyarakat diminta segera melapor ke penyuluh pertanian lapangan (PPL) setempat, ke kantor Disperta Bulungan atau langsung ke Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian.
“Laporkan segera kalau ada yang mencurigakan. Jangan sampai petani dirugikan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, Kami berharap seluruh petani di wilayah Bulungan tetap berhati-hati dan aktif berkoordinasi dengan penyuluh di lapangan agar terhindar dari praktik penipuan berkedok bantuan pertanian,” pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim