TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan terus memacu pembangunan infrastruktur strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan konektivitas antar wilayah. Hal itu disampaikan Bupati Bulungan, Syarwani.
Kepada Radar Kaltara, Syarwani menegaskan, pengembangan infrastruktur pengairan dan jalan menjadi fokus utama Pemda Bulungan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis wilayah.
“Pembangunan infrastruktur pengairan, khususnya di bidang irigasi, terus kita dorong karena menjadi kunci utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Minggu (26/10).
Menurutnya, hingga tahun 2024, jaringan irigasi fungsional di Bulungan telah mencapai 1.767,9 hektare (ha), meningkat dari 1.624 hektare pada tahun 2023.
“Peningkatan ini menunjukkan komitmen Pemda Bulungan dalam memperkuat ketahanan pangan. Program ini kami yakini akan menjadi motor penggerak baru untuk menjadikan Bulungan sebagai lumbung pangan, baik di skala regional Kalimantan Utara maupun dalam mendukung kebutuhan pangan nasional,” ungkapnya.
Selain sektor pengairan, Syarwani mengatakan, Pemda Bulungan juga memberikan perhatian besar terhadap pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sebagai penunjang utama aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami juga fokus memperkuat konektivitas antar wilayah melalui pembangunan jalan dan jembatan. Akses yang baik akan memperlancar distribusi hasil pertanian dan membuka isolasi antar wilayah,” jelasnya.
Berdasarkan data Pemda Bulungan, total panjang jalan di Bulungan meningkat signifikan dari 951,8 kilometer (km) pada tahun 2020 menjadi 1.772,3 km pada 2024. Sementara itu, jumlah jembatan juga bertambah dari 143 unit pada 2020 menjadi 158 unit di tahun 2024.
“Kondisi jalan berat yang sebelumnya mencapai 429 kilometer, sekarang ini berkurang menjadi 353 kilometer. Sebaliknya, jalan dengan kondisi baik meningkat dari 214 kilometer pada 2020 menjadi 310 kilometer pada 2024,” ungkapnya.
Syarwani menambahkan, pada tahun 2025, pemerintah daerah menargetkan peningkatan kualitas jalan sepanjang 56 kilometer untuk masuk kategori jalan mantap daerah Kabupaten Bulungan.
“Kami akan terus berupaya agar seluruh jaringan jalan daerah berada dalam kondisi mantap. Ada 56 kilometer lagi yang akan kita tingkatkan untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik,” katanya.
Ia menilai, capaian tersebut tidak hanya menjadi indikator keberhasilan pembangunan infrastruktur, tetapi juga wujud komitmen pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Setiap ruas jalan dan jaringan irigasi yang kita bangun punya nilai strategis. Semuanya kita arahkan agar pembangunan benar-benar menyentuh kepentingan rakyat,” pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim