Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Bulungan Targetkan 17.000 Hektare Lahan Pertanian

Fijai RT • Jumat, 24 Oktober 2025 | 12:43 WIB
PANEN PADI : Petani menggunakan mekanisasi pertanian untuk memanen padi di Bulungan.
PANEN PADI : Petani menggunakan mekanisasi pertanian untuk memanen padi di Bulungan.

TANJUNG SELOR – Upaya memperkuat ketahanan pangan, Pemkab Bulungan menargetkan pengelolaan 17.000 hektare (ha) lahan pertanian di Bumi Tenguyun.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bulungan, Risdianto mengatakan sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ekonomi lokal yang harus diperkuat secara berkelanjutan.

“Sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi lokal yang terus kita perkuat. Ini bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional,” kata Risdianto kepada Radar Kaltara, Jumat (24/10).

Menurutnya, penguatan sektor pertanian di Bulungan tidak hanya berorientasi pada produksi pangan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung proyek strategis nasional (PSN).

Yakni, Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) di Tanah Kuning–Mangkupadi di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan.

“Program ini bukan hanya soal produksi pangan, tetapi strategi besar dalam menyuplai kebutuhan proyek strategis nasional, termasuk pembangunan kawasan industri,” jelasnya.

Tahun ini, sambung Risdianto, Pemda Bulungan menyiapkan langkah konkret berupa pencetakan sawah baru seluas 2.600 ha dan optimalisasi lahan pangan 2.265 ha yang telah rampung.

Program ini merupakan bagian dari dukungan Kementerian Pertanian (Kementan) RI terhadap Bulungan sebagai salah satu lumbung pangan di Kaltara.

“Tahun ini sebanyak 2.600 hektare lahan pangan di Kabupaten Bulungan mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Pertanian melalui program optimalisasi lahan,” ungkapnya.

Risdianto menegaskan, pelaksanaan program pertanian tersebut dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI, Polri dan Kejaksaan.

“Kita bekerja sama dengan Kodim 0903/Bulungan dan Polresta Bulungan dalam pemanfaatan lahan, pendampingan teknis bagi petani, serta pemanfaatan teknologi tepat guna untuk meningkatkan produktivitas,” paparnya.

Selain itu, Pemkab Bulungan juga menggandeng Polresta Bulungan untuk mendukung penanaman jagung seluas 3.737 ha pada tahun ini.

“Untuk penanaman jagung di lahan seluas 3.737 hektare pada 2025, kita juga bekerja sama dengan Polresta Bulungan. Sementara untuk proyek cetak sawah dan beberapa proyek strategis lain, turut didampingi Kejaksaan,” ungkapnya.

Lebih jauh, Pemkab Bulungan menargetkan pengelolaan 17.000 hektare lahan pertanian ke depan, dengan 5.200 ha di antaranya akan ditetapkan sebagai lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B).

“Ke depan, target kita adalah mengelola 17 ribu hektare lahan pertanian. Dari total itu, seluas 5.200 hektare akan kita tetapkan sebagai lahan pertanian pangan berkelanjutan,” pungkasnya. (jai/har)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #pemkab #Ha #sekda #kihi #bulungan #PSN