TANJUNG SELOR – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bulungan melakukan monitoring wilayah pesisir di Kampung Tias, Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Bulungan, Rabu (22/10).
Tim gabungan dari Kodim 0903/Bulungan, Sat Polairud Polresta Bulungan, Pos AL Tanjung Selor, Kejari Bulungan, Dinas Perikanan Bulungan, Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Setkab Bulungan serta Bagian Hukum Setkab Bulungan ini turun langsung ke lapangan untuk berdialog dengan warga guna menyerap aspirasi masyarakat terkait keamanan dan ketertiban wilayah pesisir.
Ketua RW 005 Kampung Tias, Asgar berharap agar pos keamanan di wilayahnya bisa segera dioperasikan.
“Kami sangat berharap pos keamanan segera difungsikan. Karena sejak dulu, Tias ini rawan terhadap peredaran narkoba dan miras. Memang sudah agak berkurang, tapi masih ada peredaran miras dan perlu diawasi,” kata Asgar saat berdialog dengan tim monitoring.
Ia menambahkan, sebagian pelaku lama yang pernah terlibat kasus narkoba kini kembali ke masyarakat. “Ada mantan narapidana yang dulu terlibat kasus narkoba. Kami minta aparat terus memantau agar tidak terulang lagi,” ungkapnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Kesbangpol Bulungan, Dharmawan menyatakan akan menampung seluruh aspirasi masyarakat untuk kemudian dilaporkan kepada Bupati dan Sekda Bulungan.
“Masukan dari masyarakat akan kami sampaikan ke pimpinan daerah. Wilayah Tias ini memang tergolong rawan, sehingga penting adanya pos keamanan,” kata Dharmawan.
Ia menjelaskan, Kesbangpol bersama Kodim 0903/Bulungan sudah berkoordinasi terkait rencana penempatan personel pengamanan di Kampung Tias.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Kodim. Namun, sebelum personel ditempatkan, tentu harus disiapkan lebih dulu pos keamanannya,” lanjutnya.
“Kami berharap masyarakat juga aktif membantu melakukan pengawasan dan segera melapor bila ada kegiatan mencurigakan. Patroli juga masif dilakukan aparat keamanan,” sambungnya.
Sementara itu, Kasat Polairud Polresta Bulungan, IPTU Magdalena Lawai mengaku telah beberapa kali mengungkap kasus peredaran narkoba di Kampung Tias.
“Kami sudah beberapa kali berhasil mengungkap kasus narkoba di wilayah ini. Artinya, potensi peredaran masih ada dan perlu kerja sama semua pihak untuk mengamankannya,” tegasnya.
Menurutnya, jarak geografis Tias yang cukup jauh dari pusat kota menjadi tantangan tersendiri bagi aparat dalam melakukan pengawasan. Namun, pihaknya berkomitmen untuk tetap meningkatkan patroli dan memperkuat jaringan informasi masyarakat.
“Kami memang jarang bisa ke lokasi setiap saat karena jarak cukup jauh, tetapi kami tetap siap menerima laporan dari warga. Jangan takut melapor, karena saksi akan kami lindungi sesuai undang-undang,” pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim