TANJUNG SELOR - Pemkab Bulungan bakal melakukan efisiensi belanja daerah pada 2026. Kebijakan ini diambil untuk memperkuat porsi belanja modal yang berdampak langsung terhadap pembangunan daerah dan pencapaian program prioritas.
Bupati Bulungan Syarwanimenegaskan, efisiensi akan menyasar sejumlah pos belanja operasional, seperti belanja makan minum, perjalanan dinas, hingga perawatan aset.
“Kita akan lakukan efisiensi di beberapa pos," kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Senin (20/10).
Namun, orang nomor satu di Bumi Tenguyun ini memastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN maupun PPPK tidak akan terdampak.
Ia menjelaskan, efisiensi bukan berarti pemangkasan semata, melainkan pengalihan anggaran dari sektor yang kurang produktif ke sektor yang lebih memberi manfaat bagi masyarakat.
“Kita ingin penghematan ini justru memperkuat postur belanja modal untuk mendukung 15 program prioritas daerah yang tertuang dalam RPJMD Bulungan,” tegasnya.
Menurutnya, langkah efisiensi tersebut akan diterapkan secara adil dan proporsional, termasuk pada belanja perjalanan dinas pimpinan daerah.
“Tidak hanya perangkat daerah, efisiensi juga berlaku bagi seluruh unsur pemerintahan, termasuk belanja perjalanan dinas pimpinan daerah,” ungkapnya.
Melalui kebijakan efisiensi ini, Pemda Bulungan berharap dapat menjaga keseimbangan fiskal daerah sekaligus memperkuat kapasitas pembangunan infrastruktur dan layanan publik.
“Kita ingin setiap rupiah APBD benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (jai/har)