TANJUNG SELOR - Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Bulungan resmi ditutup. Kontingen Kecamatan Tanjung Selor tampil sebagai juara umum dengan mengoleksi 93 mendali.
Penutupan Porkab dirangkaikan dengan upacara HUT ke 235 Tanjung Selor dan HUT ke 65 Bulungan di Kebun Raya Bundayati, Bulungan, Senin (13/10).
Dari hasil akhir klasemen, Tanjung Selor berhasil mengoleksi 36 medali emas, 29 perak dan 28 perunggu. Posisi kedua Tanjung Palas dengan 17 emas, 20 perak, dan 21 perunggu (total 58 medali).
Sementara Bunyu menempati posisi ketiga dengan 15 emas, 18 perak dan 29 perunggu (total 62 medali). Adapun Peso Hilir menempati peringkat keempat dengan 16 emas, 12 perak dan 12 perunggu (total 40 medali).
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bulungan, Heru Rachmadi menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada seluruh atlet, pelatih, serta panitia pelaksana yang telah menyukseskan Porkab tahun ini.
“Porkab II bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga cermin keberhasilan pembinaan olahraga di tingkat kecamatan," kata Heru kepada Radar Kaltara, Senin (13/10).
Keberhasilan Tanjung Selor sebagai juara umum menjadi bukti nyata bahwa pembinaan atlet di daerah berjalan efektif dan mulai menunjukkan hasil positif.
Menurutnya, Porkab tidak hanya menjadi panggung perebutan medali, tetapi juga sarana seleksi dan regenerasi atlet yang akan disiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kaltara.
“Kami di KONI Bulungan akan melakukan pemetaan dan evaluasi terhadap hasil Porkab ini. Atlet yang menonjol akan dipantau dan dibina lebih lanjut agar siap berlaga membawa nama Bulungan di tingkat provinsi dan nasional,” tegasnya.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Porkab juga tidak lepas dari dukungan penuh Pemda Bulungan, camat dan masyarakat di setiap kecamatan yang menunjukkan antusiasme luar biasa sejak awal pembukaan hingga penutupan.
“Antusiasme masyarakat luar biasa. Suasana kompetisi tetap terjaga dengan penuh sportivitas. Ini menandakan bahwa semangat olahraga sudah tumbuh kuat di semua lapisan,” ujarnya.
Dikatakan bahwa program pembinaan berkelanjutan akan menjadi fokus utama KONI Bulungan ke depan. Dan akan memperkuat kerja sama dengan sekolah, klub olahraga serta pemda agar semakin banyak bibit atlet unggul muncul dari berbagai kecamatan.
“Kami ingin setiap kecamatan menjadi pusat pembinaan atlet untuk cabang unggulannya. Dengan sistem yang berjenjang dan berkesinambungan, kami yakin prestasi olahraga Bulungan akan terus meningkat,” pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim