TANJUNG SELOR – Kelompok Tani Marsudi Makmur di Desa Gunung Putih, Kecamatan Tanjung Palas, Bulungan mengembangkan penangkar benih padi unggulan lokal. Lahan seluas 5 hektare (ha) memproduksi benih padi bersertifikat.
Dengan pengelolaan yang profesional dan pendampingan teknis dari Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian (Kementan) kelompok ini berhasil menjadi penopang penting dalam penyediaan benih unggul bagi petani di Kaltara.
Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Bulungan, Kristiyanto mengatakan keberadaan kelompok ini sangat strategis dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
“Kelompok Tani Marsudi Makmur merupakan salah satu penangkar benih padi unggulan yang dimiliki Bulungan. Kegiatan penangkaran ini sangat penting dalam menjaga ketersediaan benih bermutu dan mendukung ketahanan pangan,” kata Kristiyanto kepada Radar Kaltara, Minggu (12/10).
Dalam prosesnya, kelompok ini membudidayakan varietas unggul seperti Inpari 42 GSR dan Mekongga, dua jenis padi yang dikenal adaptif dan berproduktivitas tinggi. Seluruh tahapan budi daya dilakukan dengan standar mutu ketat, mulai dari penanaman, pemeliharaan, hingga panen dan pascapanen.
“Semua proses dilakukan sesuai standar sertifikasi untuk memastikan benih yang dihasilkan memiliki kemurnian genetik tinggi dan daya tumbuh yang optimal,” ungkapnya.
Dari lahan 5 ha tersebut, Kelompok Tani Marsudi Makmur berhasil memproduksi 21 ton Gabah Kering Panen (GKP) atau setara dengan 17,43 ton Gabah Kering Giling (GKG). Hasil ini menunjukkan potensi besar Bulungan dalam memperluas produksi benih unggul bersertifikat yang berstandar SNI.
“Dengan pendampingan dari BRMP, hasil penangkaran benih ini dapat memenuhi standar nasional, sehingga dapat dimanfaatkan petani lain untuk meningkatkan produktivitas,” tambahnya.
Kristiyanto menegaskan, Pemkab Bulungan akan terus mendorong peningkatan kapasitas kelompok tani penangkar agar dapat memperluas skala produksi dan menjangkau lebih banyak petani di wilayah lain.
“Kami berharap keberhasilan Marsudi Makmur bisa menjadi inspirasi bagi kelompok tani lainnya di Bulungan untuk mengembangkan penangkaran benih unggul, karena ini bagian dari fondasi ketahanan pangan kita,” pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim