Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Bupati Tutup Festival Sungai Kayan 2025, Perputaran Ekonomi Tembus Rp 500 Juta

Taslee • Jumat, 10 Oktober 2025 | 13:39 WIB
DITUTUP : Rangkaian Festival Sungai Kayan secara resmi ditutup oleh Bupati Bulungan. Taslee/Radar Tarakan
DITUTUP : Rangkaian Festival Sungai Kayan secara resmi ditutup oleh Bupati Bulungan. Taslee/Radar Tarakan

TANJUNG SELOR-Rangkaian perhelatan akbar Festival Sungai Kayan tahun 2025 yang telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut, sejak 6 Oktober lalu resmi berakhir.

Penutupan dilakukan langsung oleh Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si, didampingi Wakil Bupati Kilat, A.Md, dan Sekretaris Daerah Ir. H. Risdianto, S.Pi., M.Si.

Acara penutupan yang meriah diwarnai oleh tontonan seru partai final lomba dayung tradisional di Sungai Kayan, yang menampilkan kelas putra dan putri 50 orang.

Dalam sambutannya, Bupati Syarwani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk 74 kepala desa, 7 kelurahan, 10 kecamatan, dan para camat, atas dukungan penuh mereka dalam menyukseskan festival ini.

Ia juga secara khusus berterima kasih kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Bulungan yang telah menonton dan menyaksikan langsung Festival Sungai Kayan.

"Sejak hari pertama, kita bisa bersama-sama menjaga situasi damai, aman, dan kita bisa menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan Festival Sungai Kayan," ujar Bupati Syarwani.

Bupati Syarwani menegaskan komitmennya menjadikan Festival Sungai Kayan sebagai agenda rutin pemerintah daerah setiap tahun. Ia berharap acara ini akan tetap diselenggarakan pada momentum Hari Jadi Bulungan di tahun 2026 mendatang.

"Ini menjadi upaya kita menjaga tradisi Sungai Kayan kita, tradisi masyarakat kita yang ada di Kabupaten Bulungan, dan sekaligus upaya kita mencintai dan melestarikan Sungai Kayan yang menjadi kebanggaan kita semuanya," tambah Syarwani.

Festival ini tidak hanya sukses dari sisi budaya dan olahraga, tetapi juga memberikan dampak positif signifikan bagi perekonomian lokal.

Bupati Bulungan menyebutkan, selama pelaksanaan kegiatan, terjadi perputaran uang kurang lebih 500 juta rupiah, khususnya bagi para pengusaha UMKM.

Angka ini menunjukkan dampak ekonomi yang baik dan positif bagi para pelaku usaha kecil dan menengah di Kabupaten Bulungan.

Tingginya perputaran uang selama Festival Sungai Kayan berlangsung, menjadi bukti bahwa even tersebut memiliki daya tarik ekonomi yang luar biasa. Selain UMKM lokal, pengunjung dari luar Tanjung Selor turut mendongkrak pendapatan di sektor perhotelan dan transportasi.

Kedepan, even-even yang memiliki daya tarik luas, akan secara konsisten digelar pemerintah daerah sebagai upaya memperkenalkan daerah maupun produk-produk unggulannya.

Usai Festival Sungai Kayan, dalam beberapa hari ke depan, Pemkab Bulungan akan segera menggelar even Birau di Kebun Raya Bundayati. (dra/har)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #Festival Sungai Kayan #Perputaran Ekonomi #bulungan