Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Sedot Perhatian Kaltara, Ribuan Peserta Perahu Dayung Turun Berlaga

Taslee • Selasa, 7 Oktober 2025 | 12:30 WIB
MAGNET: Festival Sungai Kayan tahun ini menjadi magnet bagi ribuan pengunjung dari berbagai penjuru Kaltara Taslee/Radar Tarakan
MAGNET: Festival Sungai Kayan tahun ini menjadi magnet bagi ribuan pengunjung dari berbagai penjuru Kaltara Taslee/Radar Tarakan

TANJUNG SELOR - Ribuan peserta perahu dayung turun berkompetisi di hari kedua Festival Sungai Kayan, Selasa (7/10/2025). Festival dua tahunan ini berhasil menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai penjuru Kalimantan Utara (Kaltara).

Masyarakat memadati sepanjang bibir tepian Sungai Kayan. Tidak hanya menyaksikan, adapula warga yang datang dalam rombongan besar untuk memberi dukungan langsung kepada perwakilan kecamatan mereka.

"Kami datang ramai-ramai mendukung peserta dayung dari Kecamatan Tanjung Palas Timur. Kami yakin bisa merebut juara," ujar Andi Rauf, ketua rombongan.

Selain rombongan dari berbagai kecamatan, ada pula masyarakat yang datang secara khusus dari Kota Tarakan untuk menyaksikan lomba dayung ini. "Saya sama keluarga khusus kesini (Tanjung Selor) mau nonton sekalian liburan," aku Asrianti.

Tidak hanya penonton yang ikut larut dalam semangat para peserta dayung, puluhan fotografer juga tampak mengambil kesempatan ini untuk mengabadikan momen-momen menarik di Festival Sungai Kayan.

Berdasarkan data yang dirilis panitia, tercatat 130 perahu turun bertanding tahun ini. Total peserta sebanyak 3.550 orang dari 10 kecamatan se-Kabupaten Bulungan.

Even yang diselenggarakan rutin tiap dua tahun sekali ini, merupakan rangkaian peringatan HUT ke-65 Kabupaten Bulungan dan HUT ke-235 Kota Tanjung Selor.

Bupati Bulungan Syarwani dalam keterangannya kepada media menyampaikan, lomba perahu dayung tidak hanya sebatas kompetisi biasa.

Melainkan tradisi masyarakat lokal dan menjadi simbol aktivitas leluhur yang sudah sejak lama mengandalkan Sungai Kayan sebagai urat nadi ekonomi.

"Festival Sungai Kayan adalah sebuah tradisi yang dijaga dan dirawat dengan baik. Sejak dulu, masyarakat lokal secara turun temurun mengunakan Sungai Kayan sebagai sentra aktivitas perekonomian masyarakat," ungkap bupati.

Pergerakan UMKM selama perhelatan Festival Sungai Kayan naik secara signifikan. Ratusan pedagang turun memasarkan produk-produk mereka kepada pengunjung. Sebuah momen yang saling menunjang. Even, pesta rakyat dan perputaran ekonomi. (dra/har)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #Berlaga #perahu dayung #bulungan