Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Bupati Bulungan Ingatkan ASN, Jangan Terjerat Narkoba, Judol dan Perceraian

Fijai RT • Selasa, 30 September 2025 | 16:34 WIB
BERI ARAHAN : Bupati Bulungan saat memberikan arahan kepada ASN dalam upacara Senin
BERI ARAHAN : Bupati Bulungan saat memberikan arahan kepada ASN dalam upacara Senin

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan, Syarwani memberikan peringatan keras kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak terlibat narkoba, praktik judi online (judol) dan menjaga keharmonisan rumah tangga. Pesan ini disampaikannya saat melantik Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kepada Radar Kaltara, Syarwani menyatakan, narkoba ini bukan hanya menjerat orang yang menganggur atau bermasalah, tetapi bisa siapa saja. Apalagi bagi yang punya penghasilan tetap, belum berkeluarga dan ingin coba-coba.

"Sekali masuk, tidak ada jalan keluar selain kehancuran,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Selasa (30/9).

Untuk itu, ia memastikan jika ada ASN di lingkungan Pemkab Bulungan yang terbukti terlibat narkoba, sanksinya sangat tegas.

“Sebelum proses hukum berjalan, saya pastikan sudah diberhentikan. Jangan sampai pengabdian bertahun-tahun hilang hanya karena kesalahan sendiri,” tegasnya.

Selain itu, ia juga meningkatkan praktik judol yang marak terjadi di era digital.
“Jangan coba-coba bermain judi online. Itu bisa mengganggu kinerja. Jangan sampai gara-gara sibuk judi, kita lupa turun ke sekolah, lupa ke puskesmas, padahal tugas kita melayani masyarakat,” katanya.

Tidak hanya itu, Syarwani juga menekankan pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga.
“Saya sering menerima laporan soal pegawai yang mengajukan perceraian. Saya minta ini dijaga. Pegawai negeri yang ingin bercerai harus mendapat persetujuan bupati sebelum sidang di Pengadilan Agama. Jadi jangan mudah-mudah mengajukan,” jelasnya.

Menurutnya, status sebagai ASN harus dijaga dengan baik agar marwah pemerintah daerah tidak tercoreng.

“Satu saja kesalahan, entah narkoba, judi online atau perceraian, orang luar tidak bilang oknum, tetapi menyebut nama Pemda Bulungan. Jadi, jagalah martabat kita,” pesan Bupati.

Ia menambahkan, pegawai yang ada saat ini sudah berpengalaman bertahun-tahun di bidangnya, sehingga tidak perlu pembekalan khusus. Yang terpenting adalah menjaga perilaku agar tidak merusak nama baik ASN di Bulungan.
“Kawan-kawan sudah teruji. Yang harus dijaga adalah hal-hal yang bisa merusak nama baik kita semua,” pungkasnya. (jai/har)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #asn #Bupati Syarwani #bulungan