TANJUNG SELOR - Musibah kebakaran yang terjadi di Desa Mansalong, Lumbis, Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) pada Ahad (14/9/2025) lalu meninggalkan dampak yang sangat besar.
Tak tanggung-tanggung, tercatat sekitar 51 rumah di area pasar lapakan itu hangus karena terdampak amukan 'si jago merah' tersebut. Untungnya, tidak ada korban jiwa yang timbul akibat kejadian itu.
Meskipun, tentu banyak dampak dari kejadian ini, mulai dari sisi materi, hingga pendidikan dan kesehatan. Hal ini yang kemudian menjadi atensi banyak pihak, termasuk dari lembaga legislatif.
Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, Tamara Moriska mengatakan, hari ini, Selasa (16/9/2025) pihaknya ada turun ke lokasi untuk menyerahkan bantuan.
Dalam hal ini, Politisi Partai Hanura tersebut meminta kepada pemerintah daerah agar memaksimalkan pemberian pendampingan terhadap korban kebakaran di Desa Mansalong ini.
"Pemulihan untuk anak-anaknya dulu (yang utama), pasti mereka masih shock akibat musibah kebakaran itu," ujar Tamara kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi pada Selasa (16/9/2025).
Selain itu, Tamara juga mengatakan bahwa pihaknya juga sudah melakukan komunikasi ke perangkat daerah terkait di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara untuk bisa ambil bagian dalam penanganan persoalan ini.
"Saya sudah komunikasi ke BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), cuman info terakhir mereka masih tunggu arahan," sebutnya.
Hal yang tak kalah pentingnya penyebab kebakaran ini harus diusut tuntas. Artinya, jika ada dugaan bahwa kebakaran ini disengaja oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, itu harus diusut. (iwk/har)
Editor : Azwar Halim