TANJUNG SELOR – Fenomena pengibaran bendera bajak laut Jolly Roger yang identik dengan serial anime One Piece sempat ramai diperbincangkan di sejumlah daerah pada peringatan HUT ke-80 RI.
Namun, di Bulungan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memastikan hal itu tidak ditemukan.
Kepala Kesbangpol Bulungan, Dharmawan mengaku belum menerima laporan masyarakat maupun temuan langsung di lapangan terkait pemasangan bendera bergambar tengkorak dengan topi jerami tersebut.
“Saya belum mendapat laporan, baik dari masyarakat maupun dari dinas. Di sini tidak ada,” kata Dharmawan.
Meski demikian, ia tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak gegabah mengikuti tren viral di media sosial. Menurutnya, penggunaan simbol tertentu berpotensi menimbulkan kesalahpahaman hingga keresahan di lingkungan sekitar.
“Kalau ditemukan, kami persilakan warga melaporkan. Kami akan tindak lanjuti sesuai aturan yang ada,” tegasnya.
Kesbangpol Bulungan juga membuka ruang pengaduan masyarakat bila mendapati pemasangan bendera bajak laut One Piece di lingkungannya.
Langkah ini dimaksudkan agar peringatan kemerdekaan tetap berlangsung khidmat dengan menjunjung tinggi nilai nasionalisme.
Selain itu, Dharmawan menyebut pihaknya terus berkoordinasi dengan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) serta telah menginstruksikan kecamatan agar segera melaporkan jika ada temuan di lapangan.
“Kami tetap melakukan pengawasan. Kalau ada laporan masuk, tentu akan kami tindaklanjuti,” pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim