Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Gubernur Zainal Usul Status Internasional Bandara Juwata Tarakan Dikembalikan, Begini Pertimbangannya

Iwan RT • Senin, 11 Agustus 2025 | 14:36 WIB
Gubernur Kaltara – Zainal A Paliwang, FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
Gubernur Kaltara – Zainal A Paliwang, FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A Paliwang kembali mengusulkan pengembalian status internasional bagi Bandar Udara (Bandara) Juwata Tarakan.

Orang nomor satu di Kaltara ini mengaku bahwa status internasional pada fasilitas transfortasi udara tersebut sangat penting mengingat di Kaltara ini ada sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) serta juga merupakan wilayah perbatasan RI-Malaysia.

“Ini sudah kita mengajukan usulan kembali ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk dibuka kembali status internasional pada Bandara Juwata Tarakan,” ujar Gubernur Zainal kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Upaya untuk pengembalian status internasional pada Bandara Juwata Tarakan itu terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dengan pertimbangan agar potensi yang dimiliki Kaltara dapat lebih mudah di-ekspor ke luar negeri.

“Supaya kalau ada yang ingin di-ekspor, itu bisa langsung dari Kaltara, tidak lagi dari daerah lain seperti Balikpapan dan Jakarta,” tuturnya.

Untuk teknis usulan pengembalian status internasional ini, Gubernur Zainal menyampaikan pihaknya sudah melampirkan data-data yang ada sebagai pendukung yang dapat dipertimbangkan pemerintah pusat untuk mengembalikan status internasional itu.

“Permintaan layanan dengan standar internasional di Kaltara itu masih sangat tinggi, terutama untuk Kinabalu-Tarakan dan Tawau-Tarakan,” katanya.

Dengan kondisi yang ada saat ini, Pemprov Kaltara harus memutar otak, salah satunya dengan cara melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim).

“Insha Allah kita bisa kerja sama dengan Kaltim untuk melakukan ekspor hasil perikanan lewat sana. Jadi untuk kerja sama dengan luar negeri, kita ekspor lewat Kaltim karena fasilitas kita belum internasional,” pungkasnya. (iwk/har)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #bulungan #gubernur #bandara juwata