TANJUNG SELOR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Utara (Kaltara) akan melaksanakan asesmen nasional untuk peserta didik tingkat SMA sederajat pada Agustus 2025.
Menurut Plt. Kepala Disdikbud Kaltara, Hasanuddin, asesmen nasional tersebut dilaksanakan untuk pelajar kelas 11 sebagai bagian dari program evaluasi pendidikan secara nasional.
"Ini kita lakukan untuk menggantikan ujian nasional (UN), tapi buka untuk menentukan kelulusan siswa," ujar Hasanuddin kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.
Hasanuddin mengatakan, asesmen nasional ini dilakukan langkah untuk melakukan pemetaan mutu pendidikan di setiap satuan pendidikan yang ada di Tanah Air, tak terkecuali di provinsi ke-34 Indonesia ini.
"Kalau dulu kita lakukan ujian nasional untuk memetakan kualitas pendidikan kita, sekarang untuk memetakan kualitas pendidikan itu kita lakukan asesmen nasional," sebutnya.
Kendati tujuannya sama untuk memetakan mutu pendidikan, asesmen nasional ini tidak digunakan untuk menentukan kelulusan, melainkan untuk mengetahui posisi kualitas pendidikan itu sendiri.
Setelah dilaksanakan, hasil dari asesmen nasional ini tidak ditunjukkan kepada siswa, melainkan hanya untuk dijadikan refleksi dan bahan untuk evaluasi bagi satuan pendidikan itu sendiri.
"Jadi, dari pelaksanaan asesmen nasional ini satuan pendidikan bisa melakukan evaluasi dan melihat di mana kelemahan dan kelebihan dari satuan pendidikan itu sendiri," tuturnya.
Ia mengatakan, dengan asesmen nasional ini tiap-tiap satuan pendidikan bisa fokus untuk melakukan penguatan pada kelemahan-kelemahan yang ada.
Saat ini Disdikbud Kaltara telah melakukan koordinasi dengan sekolah-sekolah untuk mempersiapkan sarana, infrastruktur, serta kesiapan teknis terkait pelaksanaan asesmen berbasis komputer yang akan digelar serentak itu.
"Harapannya asesmen nasional ini bisa menjadi langkah konkret bagi satuan pendidikan dan pemerintah daerah dalam memperbaiki mutu pendidikan yang ada," pungkasnya. (iwk/har)
Editor : Azwar Halim