TANJUNG SELOR – Kelembagaan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih telah diluncurkan pada Senin (21/7/2025). Dari jumlah tersebut, 103 di antaranya menjadi mock up atau model percontohan ke depan.
Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan, Adita Irawati mengatakan, kisah sukses dari 103 Kopdes Merah Putih yang menjadi mock up ini yang nantinya akan direplikasi ke desa lainnya, yang diharapkan dapat beroperasi penuh pada 28 Oktober 2025.
Kehadiran dari Kopdes Merah Putih ini dinilai sangat baik, dimana rantai pasok yang singkat juga menekan pergerakan tengkulak dan menguntungkan konsumen yang bisa mendapatkan barang dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kopdes Merah Putih ini dikembangkan melalui tiga pendekatan utama,” ujar Adita.
Dirincikannya, tiga pendekatan utama itu meliputi membangun koperasi baru, mengembangkan koperasi yang sudah ada, serta merevitalisasi koperasi.
Secara kelembagaan, Kopdes Merah Putih terdiri dari kantor, gerai sembako, unit simpan pinjam, klinik dan apotek desa, cold storage, serta distribusi logistik.
“Fasilitas yang terdapat di Kopdes Merah Putih diharapkan bisa mempermudah masyarakat mengakses kebutuhan pokok yang lebih terjangkau,” tuturnya.
Tak hanya itu, ada juga beberapa manfaat lain dari Kopdes Merah Putih ini, yaitu masyarakat bisa meminjam modal dengan mudah tanpa melalui rentenir, layanan kesehatan akan lebih dekat, termasuk hasil tani dan laut bisa disimpan di tempat yang aman.
“Termasuk distribusi logistik juga berjalan lancar,” pungkasnya. (iwk/har)
Editor : Azwar Halim