Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

PWI Bulungan Ajak Srikandi PP Kaltara Jadi Pelopor Desiminasi Informasi

Iwan RT • Senin, 21 Juli 2025 | 07:41 WIB
MEDIA SOSIAL: Diskusi terkait diseminasi bijak bermedia sosial cermin kepribadian digital. FOTO: ISTIMEWA
MEDIA SOSIAL: Diskusi terkait diseminasi bijak bermedia sosial cermin kepribadian digital. FOTO: ISTIMEWA

TANJUNG SELOR - Dewasa ini, terasa ada yang kurang jika tidak bermedia sosial. Tak sedikit yang menggunakan handphone lebih dominan untuk scroll media sosial.

Bahkan, ada orang yang 'curhat' soal apa saja persoalan yang dihadapi atau dijalaninya di media sosial. Sehingga, hal-hal yang seharusnya bersifat pribadi, justru jadi konsumsi publik.

Menyikapi hal itu, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Srikandi Pemuda Pancasila (PP) Kalimantan Utara (Kaltara) menginisiasi diseminasi dengan tema 'bijak bermedia sosial cermin kepribadian digital'.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bulungan sebagai atensi terhadap pentingnya diseminasi informasi.

Ketua PWI Bulungan, Fathu Rizqil Mufid yang hadir sebagai narasumber pada kegiatan itu menyempatkan diri untuk menyampaikan secara sederhana soal plus minus dari bermedia sosial.

"Kita saat ini dihadapkan dengan fakta di lapangan. Saya selalu mengajak kita semua untuk bisa jadi pelopor penyebarluasan informasi yang sifatnya desiminasi," ujar pria yang akrab disapa Rizqi tersebut.

Ia membeberkan soal desiminasi yang merupakan kegiatan penyebarluasan informasi, ide, gagasan ataupun hasil penelitian kepada khalayak luas atau kelompok target tertentu.

Tak hanya itu, Rizqi juga menyampaikan soal beberapa hal yang harus menjadi atensi dalam mengelola media sosial, mulai dari kurasi, akurasi, etika, literasi, seimbang serta keamanan.

"Kalau kurasi itu, semua tulisan harus dipastikan tingkat akurasinya sebelum di-share dan lainnya," kata Rizqi.

Di tempat yang sama, Ketua DPW Srikandi Srikandi PP Kaltara, Lili Suryani menyampaikan, media sosial sudah bagian dari hidup seseorang. Kalau ini tidak ada, itu seperti ada yang kurang.

'Tapi di balik itu semua, ada yang harus kita pahami bahwa dalam bermedia sosial itu ada positif dan negatifnya. Jadi kita memang harus bijak bermedia sosial. Intinya, kita harus bisa mempertanggungjawabkan semua jejak digital kita," pungkasnya. (iwk/har)

Editor : Azwar Halim
#pp #kaltara #dpw #bulungan #pwi