TANJUNG SELOR - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat data kependudukan mengalami peningkatan di pertengahan tahun 2025 ini.
Berdasarkan Data Konsolidasi Bersih (DKB) yang dihimpun Disdukcapil Kaltara, total penduduk Kaltara yang tersebar di lima kabupaten/kota saat ini sebanyak 770.627 jiwa.
Namun, untuk data resmi semester I tahun 2025 masih menunggu rilis resmi yang dikeluarkan oleh pusat.
"Tapi berdasarkan tren sementara, penduduk Kaltara mengalami kenaikan jika dibandingkan data tahun sebelumnya," ujar Sanusi Kepala Disdukcapil Kaltara kepada Radar Kaltara, Jumat (18/7/2025).
Mantan Penjahat (Pj) Bupati Tana Tidung ini menyebutkan, sekitar 531 jiwa dari total penduduk tersebut masuk dalam sasaran perekaman data kependudukan, terutama untuk KTP-el.
"Kalau dilihat berdasarkan estimasi awal, masih ada sekitar 712 orang yang belum melakukan perekaman,"
kata Sanusi seraya menyebutkan bahwa angka ini belum termasuk pelajar yang berusia 17 tahun atau baru masuk usia wajib KTP-el.
Disdukcapil masih terus berupaya mengejar target perekaman, salah satunya dengan cara 'jemput bola' menyasar kelompok usia produktif dan pelajar.
Selain rekam KTP-el, Disdukcapil Kaltara juga menargetkan peningkatan cakupan dokumen kependudukan lainnya, di antaranya akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA).
"Tapi untuk KIA, target nasional itu 60 persen, sudah terlampaui untuk kita di Kaltara," sebutnya.
Pastinya, setelah nanti data semester I tahun 2025 dirilis oleh pusat, maka total data yang ada akan dikalkulasi ulang agar dapat terlihat angka pasti dan berapa jumlah peningkatannya. (iwk/har)
Editor : Azwar Halim