TANJUNG SELOR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara) memberikan atensi khusus terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara.
Hal ini disampaikan secara langsung pada saat penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kaltara terhadap Raperda Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltara tahun 2024 pada Senin (30/6/2025).
Dikonfirmasi terkait hal itu, Gubenur Kaltara, Zainal A Paliwang menyambut baik dan menyampaikan terima kasih terhadap saran dan masukan yang diberikan oleh DPRD Kaltara tersebut.
"Kita mendata dulu yang mana potensi yang bisa menjadi sumber-sumber pendapatan asli daerah yang belum tergali. Ini kita lagi inventarisasi dan melihat aturan yang ada," ujar Gubernur Zainal kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi, Selasa (1/7/2025).
Terhadap hal ini, orang nomor satu di Kaltara ini menegaskan mana kala itu memang bisa dilakukan penarikan pajak, maka itu akan dilakukan untuk meningkatkan PAD ke depan.
Selain itu, Gubernur Zainal juga akan menyampaikan kepada perangkat daerah agar bisa bekerja keras untuk mencari sumber-sumber pendapatan lain untuk mendukung peningkatan PAD.
"Sebenarnya masih banyak potensi yang belum dimaksimalkan," kata Gubernur Zainal.
Salah satu contohnya adalah alat berat yang beroperasi di perusahaan-perusahaan. Tidak menutup kemungkinan ada perusahaan yang menyampaikan laporan alat beratnya tidak sesuai dengan jumlah unit yang beroperasi di lapangan.
"Ini nanti akan kita cek kembali. Mungkin ada beberapa perusahaan yang belum maksimal menyetorkan pajak ke pemerintah. Intinya kita akan terus berupaya meningkatkan PAD," pungkasnya. (iwk/har)
Editor : Azwar Halim