TANJUNG SELOR – Setelah tiga hari pencarian intensif, nelayan asal Desa Tanjung Arang, Kecamatan Sebatik Induk, Nunukan, yang dilaporkan hilang di laut, akhirnya ditemukan.
Korban bernama Jusmianto ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (31/5).
Kepala Seksi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Tarakan, Dede Hariana menjelaskan, korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada pukul 14.23 Wita di titik koordinat 3°27'16.68"N dan 117°57'7.5"E, atau sekitar 6,62 nautical mile (NM) dari titik lokasi kejadian.
“Korban berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke Puskesmas Bunyu untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Dede.
Jusmianto sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Kamis (29/5) sekitar pukul 03.00 WITA di sekitar Perairan Gusung Burung, Kecamatan Bunyu, Bulungan.
Sejak hari pertama laporan diterima, Tim SAR Gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian.
Setelah ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini,” pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim