Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Perlu Penyesuaian Karakter Wilayah, Begini Konsep Pembangunan Jalan di Krayan

Iwan RT • Rabu, 28 Mei 2025 | 18:25 WIB
TEKNIS: Kondisi jalan di Krayan yang dikeluhkan masyarakat. FOTO: WARGA UNTUK RADAR TARAKAN
TEKNIS: Kondisi jalan di Krayan yang dikeluhkan masyarakat. FOTO: WARGA UNTUK RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR - Pembangunan infrastruktur jalan di tiap-tiap daerah tentu tidak sama caranya, termasuk di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara).

Perlu ada penyesuaian dengan karakter wilayah, karena ada daerah dengan karakter wilayah dingin dan wilayah panas, serta ada perbedaan kontur tanahnya.

Seperti di wilayah Krayan, Nunukan, Kaltara, misalnya. Secara teori, masyarakat di wilayah perbatasan negara RI-Malaysia ini sudah memberikan masukan kepada pemerintah untuk teknis pembangunan jalan di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Adat Besar Dayak Lundayeh Kaltara, Marli Kamis kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi belum lama ini.

"Kita sudah memberitahu konsep membangun jalan di Krayan itu. Tapi tidak didengar," ujar Marli.

Ia mengatakan, membangun di wilayah dingin dan wilayah panas itu berbeda. Karena kondisi tanahnya berbeda sehingga cara membangunnya juga tentu berbeda.

"Jangan disamakan, membangun bangunan di daerah sungai, di darat, di tanah pasir, di tanah batu, itu tidak satu konsep. Pasti disesuaikan dengan karakter wilayah setempat," jelasnya.

Disebutkannya, sistem telpot atau pembangunan konstruksi jalan dengan lapisan batu besar di dasar, kemudian disusul batu kecil baru ditutup dengan lapisan tanah di bagian atas.

"Kalau seperti yang dikerjakan sekarang ini, tidak akan bertahan lama, itu sudah rusak tergerus air. Makanya kita katakan ada cara yang baik untuk membangun jalan di Krayan supaya bisa tahan lama," tuturnya.

Pastinya, dengan kondisi yang ada saat ini, ia menegaskan bahwa masyarakat di Krayan menuntut pernyataan dari pemerintah, salah satunya yang berkaitan membangun dari pinggiran.

"Itu dari pinggiran yang mana? Makanya saya katakan, kalau pemerintah mau bangun Krayan, silakan bangun sekarang. Kalau tidak, buat surat pernyataan," pungkasnya. (iwk/har)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #pembangunan jalan #krayan #tanjung selor #bulungan