TANJUNG SELOR – Harapan masyarakat Bulungan untuk mendapatkan pemerataan akses jaringan seluler melalui pembangunan Base Transceiver Station (BTS) dari pusat dipastikan pupus.
Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (DKIP) Bulungan menyatakan bahwa mulai 2024 hingga 2025, tidak ada lagi bantuan pembangunan BTS dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Kepala DKIP Bulungan, Andriana menjelaskan, penghentian pembangunan BTS berlaku secara nasional dan tidak hanya terjadi di Bulungan.
Kendati demikian, DKIP Bulungan berkomitmen untuk tetap memperluas akses layanan internet di Bumi Tenguyun.
“Mulai 2024 hingga 2025 tidak ada lagi bantuan untuk BTS. Tapi kita usahakan tetap ada layanan internet melalui VSAT (Very Small Aperture Terminal),” kata Andriana.
Sebagai solusi, DKIP akan mengandalkan fasilitas internet berbasis satelit dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).
"Layanan ini diharapkan mampu menjangkau wilayah yang selama ini belum tersentuh jaringan komunikasi atau blank spot," ungkapnya.
Andriana menegaskan, meskipun pembangunan infrastruktur BTS terhenti, upaya untuk memastikan konektivitas tetap berjalan.
"Kami tetap dorong agar seluruh wilayah di Bulungan bisa menikmati layanan internet, meski tanpa BTS. Target kami, tidak ada lagi daerah blank spot,” pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim