TANJUNG SELOR - Kementerian Agama (Kemenag) Bulungan menggelar rapat koordinasi (rakor) panitia qurban.
Ini menjadi langkah awal untuk memastikan pelaksanaan ibadah kurban berjalan lancar, sesuai syariat Islam dan membawa manfaat bagi masyarakat.
Kepala Kemenag Bulungan, H. Muhammad Ramli menekankan pentingnya sinergi, tanggung jawab dan persiapan matang agar pelaksanaan penyembelihan hewan qurban tahun ini dapat berjalan optimal.
“Kurban bukan hanya bentuk ibadah, tetapi juga wujud solidaritas sosial dan kebersamaan. Karena itu, pelaksanaannya harus tertib, terkoordinasi, dan sesuai tuntunan agama,” tegas H. Ramli saat memimpin rapat di Kantor Kemenag Bulungan.
Salah satu keputusan penting dalam rapat tersebut adalah penetapan waktu penyembelihan hewan qurban yang akan dilakukan pada hari tasyrik, sesuai dengan ketentuan syariat.
Demi menjaga standar kebersihan dan kesehatan hewan, penyembelihan akan dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH).
"Pendistribusian daging kurban akan dilakukan secara adil dan proporsional. Penerima manfaat diutamakan dari kalangan yang membutuhkan seperti yatim piatu, fakir miskin, mualaf dan warga kurang mampu," ungkapnya.
“Kami ingin memastikan bahwa distribusi dilakukan tepat sasaran dan sesuai prinsip syar’i. Insyaallah, semua akan terlaksana dengan baik,” sambungnya.
Sebagai tindak lanjut, panitia juga merencanakan rapat pemantapan akhir menjelang pelaksanaan untuk memastikan seluruh aspek teknis telah siap.
“Kami berharap qurban tahun ini berjalan lancar, aman, dan penuh keberkahan bagi semua pihak yang terlibat,” pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim