TANJUNG SELOR – Kondisi air Sungai Kayan di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) saat ini masih turun naik atau tidak stabil. Jika melihat kondisi terkini, ada ancaman terjadinya banjir.
Berdasarkan pantauan Radar Tarakan di lapangan, pada Rabu (14/5/2025) siang, luapan air sempat menggenangi beberapa titik ruas jalan buah-buahan yang ada di Tanjung Selor Ibu Kota Kaltara, salah satunya di Jalan Kedondong.
Bahkan, informasi yang diterima media ini, kondisi air Sungai Kayan di daerah hulu saat ini tengah terjadi banjir. Namun, banjirnya tidak terlalu besar atau dalam kata arti masih stabil dengan status waspada.
Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara, Andi Amriampa membenarkan bahwa kondisi air Sungai Kayan saat ini masing terjadi pasang surut atau turun naik.
“Ini kita pantau terus kondisi air Sungai Kayan. Sekarang ini masih normal saja, yang mana air terpantau naik, tapi tidak begitu tinggi dan ketemu dengan air laut surut. Jadi dia deras turunnya ke laut,” ujar Andi Amriampa kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi, Rabu (14/5/2025).
Kendati demikian, pihaknya dari BPBD tetap mengimbau kepada warga agar tetap waspada terhadap ancaman bencana banjir, khususnya warga yang tinggal di bantaran Sungai Kayan. Terlebih dengan kondisi air sungai yang tidak menentu saat ini.
“Kan kalau yang dari BMKG itu masih terus muncul warning kewaspadaan dini, karena potensi terjadinya hujan dengan intensitas rendah hingga tinggi itu masih ada. Kalau dari kami di BPBD tetap akan siaga terhadap potensi bencana yang dimungkinkan terjadi,” pungkasnya. (iwk/har)
Editor : Azwar Halim