TANJUNG SELOR – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat ada satu calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara formasi tahun 2024 yang mengundurkan diri.
Berdasarkan data yang ada, satu CPNS yang mengundurkan diri itu pada posisi jabatan teknis. Tentu hal ini sangat disayangkan mengingat ada banyak orang yang berharap bisa menjadi CPNS, yang ini justru mengundurkan diri setelah diterima jadi CPNS.
Dikonfirmasi terkait hal itu, Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang mengaku sangat menyayangkan terkait adanya CPNS di lingkungan Pemprov Kaltara yang menungudurian diri tersebut.
“Padahal kalau memang dia dari awal, kan bisa ada pengganti. Kalau sekarang, sudah tidak bisa ada pengganti lagi,” ujar Gubernur Zainal kepada Radar Tarakan usai penyerahan surat keputusan (SK) CPNS Pemprov kaltara formasi 2024 di Tanjung Selor, Selasa (6/5/2025).
Adapun CPNS yang menyatakan mengundurkan diri ini sudah membuat surat pengunduran dirinya yang ditandatangani di atas materai. Tidak diketahui pasti alasannya apa, kemunginan pada persoalan ini yang bersangkutan tidak mau terikat dengan disiplin CPNS.
Terhadap yang bersangkutan, tentu akan menjadi catatan bagi Pemprov Kaltara. Artinya, jika yang bersangkutan di kemudian hari mendaftar lagi, maka dari Pemprov kaltara sudah ada catatan khusus terhadap yang bersangkutan.
“Ini dilakukan supaya tidak menutup peluang bagi calon lain. Seperti tahun ini, seharusnya yang terima SK CPNS hari ini 55 orang, terkurang satu jadi tinggal 54 orang karena ada satu yang mengundurkan diri itu. Makanya ini sangat kita sayangkan,” pungkasnya. (iwk/har)
Editor : Azwar Halim