TANJUNG SELOR – Presiden Prabowo Subianto berencana membentuk kampung haji Indonesia di Arab Saudi. Langkah ini dilakukan untuk memangkas biaya ibadah haji.
Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kaltara, Alwan Saputra saat dikonfirmasi menyambut positif wacana Presiden membentuk kampung haji Indonesia di Arab Saudi. Namun, kebijakan ini harus diimbangi dengan penambahan kuota haji.
“Rencana pembentukan kampung haji ini sangat positif untuk memangkas biaya ibadah haji. Tetapi, harus diimbang dengan penambahan kuota haji,” kata Alwan kepada Radar Kaltara, Senin (5/5).
Apalagi saat ini waiting list (daftar tunggu) di Kaltara sangat panjang. Karena itu, ia mendorong adanya penambahan kuota haji.
“Kuota haji harus ditambah. Kasian calon jamaah menunggu hingga puluhan tahun untuk berangkat haji,” ungkapnya.
Karena itu, ia berharap dengan adanya pembentukan kampungan haji Indonesia ini dapat berdampak terhadap kuota haji, sehingga dapat mengurangi jumlah waiting list haji di Kaltara.
"Mudah-mudahan dengan adanya rencana pembentukan kampungan haji Indonesia ini ada penambahan kuota. Jadi , waiting list haji di Kaltara tidak panjang," pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim