Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kementerian Transmigrasi Susun Program Unggulan 2025, Berikut Rinciannya...

Iwan RT • Minggu, 23 Februari 2025 | 18:48 WIB
Kabid Transmigrasi Disnakertrans Kaltara – Denny Prayudi. FOTO: DOK RADAR TARAKAN
Kabid Transmigrasi Disnakertrans Kaltara – Denny Prayudi. FOTO: DOK RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR – Kementerian Transmigrasi RI telah menyusun sejumlah program unggulan untuk dilaksanakan secara terintegrasi pada tahun 2025.

Kepala Bidang (Kabid) Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalimantan Utara (Kaltara), Denny Prayudi berdasarkan hasil rawat awal bersama dengan Kementerian Transmigrasi beberapa waktu lalu.

“Mulai tahun 2025, Kementerian Transmigrasi memiliki program unggulan. Pertama itu transmigrasi patriot. Program ini dilakukan melalui perekrutan tenaga lokal sebagai tenaga ahli pendamping masyarakat transmigrasi untuk mendapatkan beasiswa S2 hingga S3 yang berusia 21-35 tahun.

“Ini jadi prioritas unggulan pertama,” ujar Denny kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi.

Kemudian, transmigrasi tematik. Program ini bertujuan untuk membangun kawasan transmigrasi sesuai dengan potensi keunggulan ekonomi masing-masing, baik itu di bidang pertanian, peternakan, perikanan maupun pariwisata.

“Ada juga kolaborasi dengan perguruan tinggi. Kemudian komponen cadangan (komcad),” tuturnya.

Untuk komcad ini, para transmigran mendapatkan pembekalan militer selama 2 bulan. Tujuannya untuk memberikan keterampilan dan keahlian dasar militer, sehingga transmigran dapat berperan sebagai patriot bangsa.

“Jadi, untuk mengisi daya tampung yang tersisa 57 KK itu tadi akan mengikuti ini (komcad, Red) dulu, supaya mereka lebih tangguh dalam segala hal,” jelasnya.

Pastinya, berbagai upaya terus dilakukan untuk mendorong transmigrasi ini bisa maju dan berkembang. Misalnya ke depan targetnya proses pertanian sudah tidak menggunakan cangkul lagi, tapi sudah menggunakan alat teknologi.

“Tapi ini akan kita lakukan secara perlahan dengan menyesuaikan pada kesiapan anggaran yang ada, serta melakukan kolaborasi dengan perangkat daerah terkait, seperti misalnya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan,” pungkasnya. (iwk/har)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #kementerian #tanjung selor #bulungan #transmigrasi