TANJUNG SELOR - Dinas Pertanian (Disperta) Bulungan terus berupaya untuk meningkatkan populasi ayam potong di Bulungan. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan produksi lokal dan menekan suplai daging ayam dari luar daerah.
Kepala Disperta Bulungan, Kristiyanto menyatakan bahwa populasi ayam potong dari peternak lokal belum mampu memenuhi kebutuhan daging ayam di Bulungan.
"Sekarang ini peternak lokal baru mampu memenuhi kebutuhan daging ayam sebesar 10 persen dari total kebutuhan 8.000 ekor per hari," kata Kristiyanto kepada Radar Kaltara, Selasa (11/2).
Karena itu, Disperta Bulungan menggandeng PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk untuk meningkatkan populasi ayam potong di daerah.
"Peternak menyiapkan lahan dan kandang," ungkapnya.
Kemudian, untuk day old chick (DOC) atau anak ayam yang berusia satu hari serta pakan disiapkan oleh PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk.
"Sekarang ini jumlah kandang ayam potong terus bertambah. Walaupun untuk tingkat populasi belum signifikan," bebernya.
Kendati demikian, Disperta Bulungan memasang target pada 2027, Bulungan dapat mencapai swasembada daging ayam tanpa harus bergantung pada pasokan dari luar daerah.
"Sepanjang tahun 2024, kita baru bisa memenuhi 10 persen dari total kebutuhan. Tahun ini, ditargetkan bisa mencapai 20 persen," pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim