Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Dua Perusahaan Kawasan Industri di Bulungan Belum Berkontribusi ke PAD

Fijai RT • Rabu, 5 Februari 2025 | 15:59 WIB

 

KAWASAN INDUSTRI : Tampak area kawasan industri di Tanah Kuning-Mangkupadi di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan.
KAWASAN INDUSTRI : Tampak area kawasan industri di Tanah Kuning-Mangkupadi di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan.

TANJUNG SELOR - Perusahaan pengelola Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning-Mangkupadi di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan belum sepenuhnya memberikan kontribusi untuk pembangunan daerah.

Sebab, dari tiga pengelola kawasan hanya PT Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI) yang telah menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) Bulungan.

Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah BP2RD Bulungan, Imam Hidayat mengatakan, saat ini di kawasan KIHI ada tiga pengelola kawasan. Yakni, PT Kayan Patria Propertindo (KPP) dan PT Indonesia Strategis Industri (ISI) dan PT KIPI.

"Tetapi, yang sudah berkontribusi terhadap PAD Bulungan baru PT KIPI," kata Imam kepada Radar Kaltara kala ditemui di ruang kerjanya, Rabu (5/2).

Hingga saat ini, BP2RD Bulungan telah memberikan kontribusi terhadap PAD Bulungan mencapai kurang lebih Rp 120 miliar yang bersumber dari pajak dan retribusi sejak 2022-2024.

"Ada lima objek pajak. Pajak restoran, pajak air tanah (PAT), pajak penerangan jalan, pajak bumi dan bangunan (PBB) dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB)," ungkapnya.

Kemudian, untuk retribusi penggunaan tenaga kerja asing (RPTKA) dan persetujuan bangunan gedung (PBG). "Untuk dua pengelola yang belum berkontribusi. Tetapi, kita harapkan mereka juga berkontribusi ke PAD," pungkasnya. (jai/har)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #pad #bulungan #perusahaan #industri