TANJUNG SELOR - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,5 mengguncang wilayah Tanjung Selor pada Jumat (10/1) pukul 10.08 Wita. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Kepala Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan, Muhammad Sulam Khilmi mengatakan, hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki parameter Magnitudo 3.5. Episentrum gempa bumi terletak pada koordinat 2.89 LU dan 117.42 BT atau tepatnya berlokasi 48 km tenggara Bulungan pada kedalaman 12 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episentrum dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi kedalaman dangkal akibat aktivitas sesar aktif," kata Sulam kepada Radar Kaltara, Jumat (10/1).
Berdasarkan laporan masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di Tanjung Selor dengan intensitas II-III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk melintas). Hingga saat ini tidak terdapat laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan gempa bumi tersebut.
"Hingga pukul 10.43 Wita. Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock)," ungkapnya.
Kendati demikian, masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. "Kalau ada informasi lebih lanjut akan kami sampaikan," pungkasnya. (jai)
Editor : Azwar Halim