TANJUNG SELOR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan adanya aktivitas dua bibit siklon tropis, yakni Bibit Siklon Tropis 94S dan Bibit Siklon Tropis 90W serta Suspect Area.
Ini berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi di beberapa wilayah Indonesia.
Kepala Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan, Muhammad Sulam Khilmi mengatakan, Bibit Siklon Tropis 94S terpantau di bagian Samudra Hindia barat daya Banten tepatnya 15.5°LS, 93,6°BT dengan kecepatan angin maksimum 25 knot (46 km/jam) dan tekanan udara minimum sekitar 1007 hPa.
"Bibit Siklon Tropis 94S menjadi siklon tropis dalam 24-72 jam kedepan masih berkatagori rendah," kata Sulam kepada Radar Kaltara, Minggu (5/1).
Begitupun dengan Bibit Siklon Tropis 90W yang terpantau di area laut Cina Selatan, Timur Laut Natuna, tepatnya di 5.9°LU,112.8°BT dengan kecepatan angin maksimum 15 knot (28 km/jam) dan tekanan udara minimum sekitar 1001 hPa.
"Suspect area juga masih berkatagori rendah," ungkapnya.
Dikatakan, aktivitas Bibit Siklon Tropis 94S dan Bibit Siklon Tropis 90W serta Suspect Area ini berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang.
Baca Juga: Kerja Sama Beras Lokal untuk Pegawai Terhambat
"Aktivitas Bibit Siklon Tropis 94S dan Bibit Siklon Tropis 90W serta Suspect Area juga dapat memicu gelombang laut tinggi," pungkasnya. (jai/har)