TANJUNG SELOR - Pembukaan aksesibilitas masyarakat di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) terus dilakukan pemerintah daerah, tak terkecuali oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara.
Salah satunya dibuktikan dengan rencana akan dibukanya tiga rute baru angkutan Damri, yang terdiri dari rute Tanjung Selor-Peso, Tanjung Selor-Tanjung Palas Timur dan Tideng Pale-Seputuk.
Khusus untuk yang rute Tideng Pale-Seputuk itu menggunakan Damri yang dari Tanjung Selor-Tideng Pale. Ini sebagai bentuk upaya untuk mengakomodir masyarakat Seputuk, karena yang ada saat ini hanya dari Tanjung Selor ke Tideng Pale, itu langsung ke Malinau.
"Jadi yang ada sekarang ini Seputuk itu dilewati. Nah, di tahun 2025 ini kita persiapkan tambahan armada yang dari Tanjung Selor-Tideng Pale-Seputuk.
Setelah dari Seputuk baru lanjut ke Malinau," ujar Andi Nasuha, Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi, Jumat (3/1/2025).
Adapun rute baru ini akan dilayani dengan armada Damri baru sebagai bentuk upaya untuk mengoptimalkan pelayanan terhadap masyarakat di provinsi ke-34 Indonesia ini.
"Insha Allah penambahan rute Damri ini kita upayakan secepatnya. Tapi karena ini masih pakai anggaran pusat, jadi kita menunggu. Kalau kita maunya secepatnya bisa diberlakukan," tuturnya.
Pada prinsipnya sejumlah rute angkutan umum yang belum terlayani secara optimal di Kaltara ini akan terus diperjuangkan oleh pihaknya agar bisa menjadi lebih baik ke depannya. (iwk/har)
Editor : Azwar Halim