TANJUNG SELOR - Hujan deras yang melanda sejumlah wilayah di Bulungan mengakibatkan banjir di beberapa wilayah di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan.
Utamakan keselamatan warga, PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimtara) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kaltara gerak cepat melakukan pengamanan pasokan listrik pasca banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan, Kaltara sejak Selasa (31/12) pukul 12.45 Wita.
Bupati Bulungan, Syarwani mengapresiasi langkah PLN mengamankan pasokan kelistrikan pasca banjir. Dalam hal ini, Pemda Bulungan meminta PLN tetap mengutamakan keselamatan masyarakat.
"Kami bersama unsur pimpinan daerah lainnya juga turut bekerja sama dan saling membantu untuk penanganan bencana dan pemulihan listrik di Kabupaten Bulungan,” ungkap Syarwani.
Sementara itu, General Manager PLN UID Kaltimra Maria G.I. Gunawan mengatakan bahwa pihaknya mengerahkan 30 personil untuk melakukan pengamanan kelistrikan saat bencana banjir. Selain itu, PLN juga turut aktif bersama Pemerintah Kabupaten Bulungan dan berbagai stakeholder terkait untuk melakukan penanganan yang cepat dan tepat.
"Sekarang ini bencana banjir menjadi fokus kami melakukan pengamanan jaringan kelistrikan untuk menjaga keselamatan warga. Kami juga bersinergi dengan Pemerintah Daerah, BPBD serta pihak terkait,” ungkapnya.
Manager PLN UP3 Kaltara, Arief Prastyanto mengatakan, sejak kejadian banjir, PLN menerjunkan personil untuk melakukan pengawasan dan inventarisasi jaringan listrik terdampak guna memastikan titik-titik kelistrikan terdampak banjir aman dan tidak membahayakan masyarakat.
Adapun dari pendataan awal pada Selasa (31/12) sejumlah 673 pelanggan di Sajau Metun yang terdampak banjir ini.
"Petugas PLN siap siaga 24 jam untuk memulihkan aset-aset kelistrikan yang terdampak banjir di Sajau Metun. Khusus untuk gardu distribusi yang terendam banjir, petugas akan memastikan keamanan kondisi sebelum menyalakan pasokan listrik," pungkas Arief.
Tercatat hingga Rabu (01/01) pukul 11.31 WITA, 7 gardu listrik di Sajau Metun Kecamatan Tanjung Palas Timur masih diamankan untuk memprioritaskan keselamatan warga.
"PLN melakukan pengamanan pasokan kelistrikan pada 7 gardu yang terpaksa dipadamkan sebagai upaya memprioritaskan keselamatan warga dan pencegahan kerusakan infastruktur kelistrikan agar tidak sampai terjadi dampak yang lebih besar. Petugas akan segera menormalkan pasokan kelistrikan apabila kondisi di lapangan sudah dipastikan aman," pungkasnya. (jai/har)