TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) saat ini tengah mengusulkan pengadaan generator oksigen kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk digunakan di wilayah Kaltara.
Hal itu dikatakan Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H, M.Hum, kepada Radar Tarakan saat ditemui di Tanjung Selor pekan kemarin. "Kami sudah bersurat ke Kementerian (Kemenkes, Red) untuk meminta bantuan generator oksigen," ujar mantan wakil kepala Polda Kaltara ini.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, Usman menambahkan, usulan generator oksigen ke Kemenkes itu sudah dilakukan. Dalam permohonan itu, Pemprov Kaltara meminta bantuan generator oksigen sebanyak 6 unit.
"Jika dikabulkan sesuai permintaan, itu rencananya akan kita sebarkan ke lima kabupaten/kota dan satu unit sisanya akan kami tempatkan di RSUD Tarakan milik Pemprov Kaltara," sebutnya.
Disinggung soal kapasitas dari generator oksigen yang diusulkan itu, Usman mengatakan dalam usulan yang diajukan ke Kemenkes tersebut tidak menyebutkan secara spesifik pada persoalan kapasitas dari alat yang diminta.
Dalam hal ini Pemprov Kaltara hanya mengusulkan permintaan generator oksigen secara umum. “Untuk seperti apa nanti dari Kemenkes, berarti itulah yang kami terima. Tapi kami berharap bisa diberikan yang baik dan memiliki kapasitas besar. Itu kan ada yang kapasitasnya 60 tabung per hari. Nah, kalau kita berharapnya yang seperti ini yang diberikan ke kita nanti," tuturnya.
Artinya, Pemprov tidak meminta secara detail sampai spesifikasi dari generator oksigen tersebut. Meskipun sebenarnya sangat diharapkan akan diberikan yang kapasitas produksinya besar.
"Ini kan harganya mahal juga. Jadi menyesuaikan saja dengan kondisi negara saat ini. Pastinya kalau kami maunya yang bagus bisa bisa digunakan maksimal," ucapnya.
Adapun untuk saat ini pihaknya masih menunggu tindak lanjut dari Kemenkes terkait usulan generator oksigen tersebut. Menurutnya, pada kondisi pandemi Covid-19 saat ini generator oksigen tentu sangat dibutuhkan.
Terlebih belakangan ini sempat terjadi kelangkaan oksigen medis di provinsi termuda Indonesia ini. Setidaknya, dengan keberadaan generator oksigen ini, akan bisa membatu menjawab sedikit persoalan di dunia kesehatan. "Semoga usulan ini dapat segera disikapi pusat dengan memberikan sesuai kebutuhan kita," pungkasnya. (iwk/lim)
Editor : Muhammad Erwinsyah