TANJUNG SELOR - Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si, mengukuhkan Brigade Pangan Kabupaten Bulungan di Ruang Tenguyun Lantai II Kantor Bupati pada Senin (30/12).
Pembentukan Brigade Pangan ini bertujuan untuk mendorong partisipasi generasi milennial di sektor pertanian dan mewujudkan swasembada pangan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
“Adanya Brigade Pangan ini merupakan tindak lanjut dari SK Menteri Pertanian Nomor 657 Tahun 2024 tentang Satuan Tugas Swasembada Pangan di Provinsi Kaltara, yang melibatkan program-program penting seperti Optimalisasi Lahan (Oplah), Cetak Sawah Rakyat (CSR), serta Brigade Pangan,” ujar Bupati Syarwani dalam sambutannya.
Bupati Syarwani menjelaskan bahwa untuk mengoptimalkan target Oplah seluas 17.924 hektare di Provinsi Kaltara, dibutuhkan dukungan dan keberadaan 87 Brigade Pangan. Setiap Brigade Pangan akan mengelola lahan seluas kurang lebih 200 hektare.
Pada tahap awal, sudah terbentuk 7 Brigade Pangan di Kabupaten Bulungan dengan jumlah anggota sebanyak 105 orang dan luas lahan yang dikelola mencapai 1.303 hektare.
“Ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan nasional dan daerah. Kabupaten Bulungan yang memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan harus mampu memanfaatkan potensi ini secara optimal untuk memenuhi kebutuhan pangan, baik di tingkat lokal maupun regional,” tegas Syarwani.
Kegiatan pengukuhan Brigade Pangan ini juga dihadiri oleh Koordinator Pelaksana Satgas Swasembada Pangan Provinsi Kaltara, Brigjen TNI Putra Widiastawa, dan Kepala Pusat Pelatihan Pertanian serta Penanggungjawab Swasembada Pangan Provinsi Kaltara, Dr. Inneke Kusumawaty, S.STP., MP. (dni/har)
Editor : Azwar Halim