Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Janji Tindak Tegas, Kadisdikbud Bulungan Kecam Kasus Pelecehan Oknum Guru

Doni RT • Jumat, 20 Desember 2024 | 07:50 WIB
Rachmad Rhomadhani/Radar Tarakan KECAM : Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bulungan, Drs. Suparmin, dengan tegas mengecam dugaan kasus pelecehan seksual
Rachmad Rhomadhani/Radar Tarakan KECAM : Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bulungan, Drs. Suparmin, dengan tegas mengecam dugaan kasus pelecehan seksual

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bulungan, Drs. Suparmin, dengan tegas mengecam dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang oknum guru terhadap muridnya.

Ia menilai bahwa aksi unjuk rasa yang digelar oleh Kelompok Cipayung Plus, Rabu (19/12/2024), adalah langkah positif dalam mengawal agar kasus serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Kami sangat mengecam kejadian ini. Aksi unjuk rasa ini adalah langkah baik untuk menunjukkan bahwa semua pihak peduli dan ingin kasus seperti ini tidak terjadi lagi di dunia pendidikan,” ungkap Suparmin.

Suparmin juga menyebut bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya preventif di sekolah-sekolah, termasuk pembentukan tim pencegahan kekerasan di dunia pendidikan. Namun, ia mengakui adanya keterbatasan dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut.

“Kami sudah membentuk tim pencegahan tindak kekerasan di dunia pendidikan dan melakukan sosialisasi sejauh ini. Namun, kami akui ada keterbatasan. Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi kami untuk bekerja lebih baik,”katanya.

Ia menegaskan bahwa oknum guru yang terlibat dalam kasus ini sudah diberhentikan dari posisinya di sekolah. Posisi kosong tersebut saat ini telah diisi oleh guru pengganti.

“Guru tersebut sudah diberhentikan. Posisi yang kosong sudah diisi oleh guru lain. Kami yakin dan percaya dengan dukungan semua pihak, kasus seperti ini bisa kita cegah ke depan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Suparmin menekankan pentingnya dukungan masyarakat untuk melaporkan kasus-kasus serupa jika ditemukan. Ia memastikan bahwa setiap laporan akan ditindaklanjuti dengan serius sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Masyarakat berhak melapor ke pos pengaduan kami. Semua yang terbukti akan kami tindaklanjuti. Pendidikan adalah milik semua, dan tugas kita bersama untuk menjadikan Bulungan lebih baik,” ujarnya.

Ia juga meminta agar proses hukum terhadap kasus ini dibiarkan berjalan sesuai ketentuan.

“Kami serahkan sepenuhnya kepada proses hukum. Mudah-mudahan ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak agar tidak ada lagi tindakan serupa,” tutupnya.

Dengan adanya komitmen dari Disdikbud, diharapkan sistem pendidikan di Kabupaten Bulungan dapat lebih aman dan melindungi para siswa dari segala bentuk kekerasan.

Dukungan masyarakat serta penguatan pengawasan di sekolah menjadi kunci agar kasus seperti ini tidak terulang lagi. (dni)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #disdikbud #Kecam Kasus Pelecehan Oknum Guru #Kadisdikbud