TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) akan memanfaatkan momentum Borneo Investment Forum (BIF) 2024 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, untuk mempromosikan peluang investasi di wilayahnya.
Acara yang digagas oleh Bank Indonesia (BI) Regional Kalimantan ini akan melibatkan seluruh BI di Kalimantan dan dihadiri oleh perwakilan dari sekitar 40 negara.
Rahman, Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan tiga proyek unggulan untuk menarik minat investor dalam forum tersebut.
“Proyek pertama adalah pengembangan pakan ikan dan minyak ikan (fish oil). Kedua, investasi untuk kapal penangkap ikan dengan teknologi pembekuan (cool stored) yang memproses hasil tangkapan langsung di atas kapal.
Ketiga, pengelolaan minyak kelapa sawit mentah (CPO) menjadi produk jadi,” ungkap Rahman, Sabtu (14/12).
Ia optimis ketiga proyek ini memiliki potensi besar di Kaltara dan berharap forum ini dapat menarik minat investor.
"Ini peluang bagus untuk mempromosikan Kaltara. Semoga melalui BIF 2024, kita bisa mendapatkan investor untuk mewujudkan proyek-proyek ini," tambahnya.
BIF 2024 menjadi langkah strategis bagi Kaltara, provinsi termuda di Indonesia, untuk memperkenalkan peluang investasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah. (iwk)
Editor : Azwar Halim