TANJUNG SELOR - Tenaga kesehatan (nakes) di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) ditemukan mangkir dari pekerjaan. Hal itu disampaikan Bupati Bulungan.
Kepada Radar Kaltara, Syarwani mengatakan bahwa terdapat 12 puskesmas yang tersebar di Bulungan. Dan masih ada beberapa persoalan yang dihadapi.
"Saya sudah melihat kondisi rill di lapangan," kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Selasa (3/12).
Di Liagu dan Antal, sambung Syarwani, didapati petugas yang tidak ada ditempat. Diharapkan, hal ini menjadi atensi perangkat daerah terkait.
"Itu baru di Liagu dan Antal. Belum lagi kalau kita berbicara di Hulu Sungai Kayan," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan layanan kesehatan. Untuk itu, pemerintah wajib hadir.
"Pelayanan kesehatan harus kita pastikan diraskan seluruh masyarakat di Bulungan," tegasnya.
Kehadiran pemerintah dalam memastikan pelayanan kesehatan yang dirasakan oleh seluruh masyarakat menjadi sebuah hal yang sangat penting.
Melalui langkah konkret dan sinergi antar berbagai pihak terkait, diharapkan bahwa akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dapat menjadi kenyataan bagi setiap warga negara, tak terkecuali di daerah seperti Bulungan.
"Dengan adanya sinergi antar pemerintah dan masyarakat, diharapkan bahwa visi untuk memastikan seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat dari pelayanan kesehatan dapat tercapai dengan baik," pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim