TANJUNG SELOR - Produktivitas pertanian terus dioptimalkan. Salah satunya, dengan mengembangkan kawasan minapangan di Bumi Tenguyun.
Sekda Bulungan, Risdianto, menyatakan bahwa jumlah penduduk di Bulungan semakin bertambah, sehingga kebutuhan pangan juga semakin meningkat.
Oleh karena itu, Pemda Bulungan melakukan tindakan antisipasi dengan mengambil komitmen dalam mendukung produktivitas sektor pertanian.
"Melalui Dinas Pertanian, pemerintah telah melaksanakan sejumlah langkah strategis yang mencakup perbaikan infrastruktur pertanian, pembangunan jalan usaha tani (JUT), distribusi bibit unggul, dan penyusunan rencana pengembangan pertanian Bulungan untuk periode 2024-2030," kata Risdianto kepada Radar Kaltara, Rabu (23/10).
Keberhasilan Bulungan dalam pengembangan sektor pertanian terbukti dengan dukungan yang diterima dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI.
Bulungan telah diberikan alokasi optimalisasi pertanian seluas 6.400 hektar dari total alokasi 10.000 hektar yang dialokasikan untuk Provinsi Kaltara.
"Pemda Bulungan melalui Dinas Pertanian berupaya untuk mengoptimalkan lahan antar Tanjung Palas dan Salimbatu dengan beberapa cara, salah satunya adalah dengan mengembangkan kawasan Minapangan. Konsep Minapangan merupakan penggabungan antara budi daya perikanan dan pertanian padi sawah, sehingga diharapkan dapat menghasilkan produktivitas yang lebih optimal.Contohnya Desa Pejalin yang memiliki hamparan sawah seluas 75 hektar dan mengembangkan varietas padi lokal jenis ekor payau," ungkapnya.
Selain itu, pemerintah juga telah memetakan varietas bibit unggul yang sesuai dengan kawasan pertanian masing-masing. Langkah ini bertujuan untuk memaksimalkan hasil panen pertanian dengan memilih bibit yang cocok dengan lingkungan dan kondisi tanah setiap daerah.
"Dengan menggunakan bibit unggul ini, diharapkan hasil panen yang dihasilkan dapat lebih berkualitas dan optimal," harapnya.
Upaya Pemda Bulungan dalam mengoptimalkan lahan dan memperkenalkan konsep Minapangan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan perikanan di daerah tersebut.
Diharapkan konsep Minapangan dapat menjadi alternatif solusi dalam mengatasi masalah keseimbangan produksi pangan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat.
"Dengan menggunakan bibit unggul yang sesuai dengan kondisi tanah dan pengelolaan lahan yang efektif, Pemda Bulungan berharap dapat meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan perikanan secara signifikan. Selain itu, pengembangan konsep Minapangan juga dapat memberikan peluang baru bagi masyarakat Bulungan untuk mengembangkan usaha pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan," pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim